
Gilabola.com – Kekalahan 1-2 yang diderita Manchester United dari Leeds United pada Selasa dini hari tadi menyisakan amarah bagi Michael Carrick. Pelatih sementara itu tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit Paul Tierney, terutama terkait insiden kartu merah yang mengubah jalannya pertandingan di Old Trafford.
Drama terjadi di babak kedua saat bek andalan mereka, Lisandro Martinez, diusir keluar lapangan. Martinez dianggap melakukan tindakan tidak sportif dengan menarik rambut Dominic Calvert-Lewin. Meski awalnya laga terus berjalan, wasit akhirnya mengubah keputusan setelah meninjau monitor VAR di pinggir lapangan.
Kondisi tersebut jelas memperberat langkah tuan rumah. Sebelum insiden Martinez, tim sudah tertinggal dua gol akibat aksi borong Noah Okafor di babak pertama. Walaupun Casemiro sempat memperkecil skor dan memberi harapan, kartu merah tersebut seolah memutus momentum bangkit mereka. Ini menjadi kekalahan kedua dari sebelas laga United sejak ditangani Carrick.
Kritik Pedas Terhadap Keputusan Wasit
Michael Carrick menyebut hukuman untuk Martinez adalah salah satu keputusan terburuk yang pernah ia saksikan. Ia merasa Martinez justru bereaksi setelah mendapatkan kontak fisik terlebih dahulu dari Calvert-Lewin. Baginya, sentuhan yang terjadi sangat ringan dan sama sekali tidak masuk kategori tindakan agresif yang layak diganjar kartu merah.
BACA JUGA: Analisa Kekalahan Man United: Ceroboh di Depan Bos Besar, Setan Merah Dipermalukan Lawannya
Selain itu, ia mempertanyakan peran VAR dalam situasi tersebut. Menurut Carrick, insiden itu bukanlah sebuah kesalahan fatal yang nyata, sehingga seharusnya wasit tidak perlu mengubah keputusan di lapangan setelah melihat tayangan ulang.
“Kami merasa dirugikan dalam dua pertandingan terakhir secara beruntun. Para pemain sudah berjuang luar biasa meski menghadapi ketidakadilan di lapangan,” ujar Carrick dengan nada kecewa.
Sorotan Pelanggaran Sebelum Gol Pertama
Bukan hanya soal Martinez, Carrick juga mengungkit momen sebelum gol pembuka lawan tercipta. Ia merasa bek muda Leny Yoro sempat dilanggar dengan keras, namun wasit justru mendiamkan kejadian itu. Menurutnya, pembiaran tersebut menjadi titik balik yang merugikan mentalitas timnya di awal laga.
Kini, United terancam kehilangan Martinez dalam tiga pertandingan ke depan jika sanksi tersebut tetap berlaku. Carrick menyatakan bahwa pihak klub sedang mempertimbangkan untuk mengajukan banding karena mereka yakin hukuman itu tidak tepat.
Fokus Menuju Laga Krusial Kontra Chelsea
Meskipun gagal mendulang poin, posisi United di klasemen sebenarnya masih cukup aman di urutan ketiga. Mereka masih memegang keunggulan tujuh poin dari Chelsea yang berada di peringkat keenam. Namun, tren satu kemenangan dari empat laga terakhir tentu bukan catatan yang bagus.
Ujian berikutnya sudah menanti di hari Sabtu besok. Laga melawan Chelsea akan menjadi penentu krusial dalam perburuan tiket Liga Champions. Carrick menegaskan bahwa timnya harus segera melupakan kekalahan ini, memperbaiki performa, dan mengambil sisi positif untuk mengamankan posisi di zona Eropa.
