
Gilabola.com – Bursa transfer tidak selalu soal pembelian mahal. Pengalaman musim ini menunjukkan bahwa pengeluaran besar tidak selalu menjamin hasil instan bagi Liverpool.
Fenway Sports Group dikenal memiliki reputasi sebagai pihak yang cermat dan oportunis di pasar transfer selama mengelola klub. Jika ada peluang mendapatkan pemain dengan harga terjangkau, mereka tidak akan melewatkannya.
Selain itu, pendekatan lain yang sering digunakan pada era Jurgen Klopp adalah merekrut pemain terbaik dari tim yang terdegradasi dari Premier League.
Salah satu contoh sukses adalah Andy Robertson. Bek asal Skotlandia itu akan hengkang secara gratis pada akhir musim setelah sembilan tahun membela klub, hampir mencatat 400 penampilan, serta meraih banyak trofi. Ia didatangkan dari Hull City pada 2017 dengan biaya sekitar Rp190 miliar setelah tim tersebut terdegradasi.
Setahun sebelumnya, Gini Wijnaldum direkrut dari Newcastle United dengan nilai sekitar Rp475 miliar setelah klub itu turun kasta. Ia kemudian menjadi pemain inti selama lima musim.
Sementara itu, Xherdan Shaqiri mungkin tidak bertahan lama, tetapi tetap memberi kontribusi yang sepadan dengan biaya transfer sekitar Rp261 miliar saat dibeli dari Stoke City pada 2018.
Incar Pemain Klub Degradasi
Dengan kebutuhan menambah kedalaman skuad, Liverpool harus kembali cerdas dalam mengatur pengeluaran pada musim panas ini. Beberapa pemain dari klub yang sudah atau berpotensi terdegradasi bisa menjadi opsi menarik karena nilai pasar mereka cenderung menurun dan mereka lebih terbuka mencari tantangan baru.
Scott Parker meninggalkan Burnley atas kesepakatan bersama meski sempat membawa klub itu promosi musim lalu. Namun, tidak banyak pemain dari Turf Moor yang dinilai mampu meningkatkan kualitas skuad saat ini.
Situasi berbeda ada pada Wolves yang sudah dipastikan terdegradasi. Penyerang muda Mateus Mane disebut memiliki potensi besar. Gelandang Joao Gomes diperkirakan akan hengkang dengan minat dari Atletico Madrid dan Crystal Palace. Satu gelandang lain, Andre, juga pernah dikaitkan dengan Liverpool beberapa tahun lalu.
Leeds United yang sudah mencapai 40 poin dipastikan aman, sehingga tersisa tiga tim yang masih berjuang menghindari degradasi.
Nottingham Forest kemungkinan besar selamat, meski fokus mereka bisa terganggu oleh semifinal Liga Europa melawan Aston Villa. Gelandang Inggris Elliot Anderson menjadi target menarik, bersama Morgan Gibbs-White dan Omari Hutchinson yang juga bernilai tinggi.
Sementara itu, West Ham United dan Tottenham Hotspur menjadi dua tim yang paling berisiko. Dari kubu West Ham, Jarrod Bowen menjadi nama paling menonjol. Namun, usianya yang sudah 29 tahun bisa menjadi pertimbangan. Opsi lain yang lebih sesuai adalah gelandang 21 tahun Mateus Fernandes dan winger 24 tahun Crysencio Summerville.
Jika Tottenham sampai terdegradasi, kemungkinan akan terjadi penjualan besar-besaran pemain. Beberapa nama yang cocok dengan kebutuhan Liverpool antara lain Archie Gray dan Lucas Bergvall di lini tengah, Micky van de Ven di posisi bek tengah, Pedro Porro sebagai bek kanan, serta winger Mohammed Kudus. Meski begitu, harga mereka kemungkinan tetap tinggi.
Liverpool dipastikan sudah melakukan analisis mendalam. Berdasarkan pengalaman, mereka kerap berada pada posisi yang tepat untuk memanfaatkan peluang transfer yang menguntungkan.
