
Gilabola.com – Momen tak terduga serta campur tangan VAR membuat Nottingham Forest unggul tipis atas Aston Villa di leg pertama semifinal Liga Europa.
Dalam laga yang berlangsung ketat, aksi ceroboh dari Lucas Digne menjadi titik balik. Situasi itu dimanfaatkan oleh Chris Wood untuk membawa tuan rumah memimpin sebelum leg kedua pekan depan.
Untuk sekali ini, keputusan penalti akibat handball di kompetisi Eropa tidak menimbulkan perdebatan. Eksekusinya pun tak menyisakan keraguan.
Lewat tendangan keras dan akurat, Wood memastikan keunggulan bagi timnya dalam pertandingan yang sebenarnya lebih banyak dikuasai oleh skuad asuhan Unai Emery. VAR memang turut berperan dalam keputusan penalti tersebut, namun hasil akhirnya dinilai tepat dan memperpanjang tren positif Forest bersama Vitor Pereira di kompetisi domestik maupun Eropa.
Dalam beberapa pekan terakhir, performa Forest memang cukup seimbang dengan lawannya. Namun, selisih 19 poin di Premier League menunjukkan perbedaan kualitas yang jelas.
Banyak yang menganggap Villa tampil melebihi ekspektasi. Mungkin itu sesuai dengan keinginan Emery. Namun kenyataannya, posisi lima besar liga serta lolos ke semifinal kompetisi klub kasta kedua Eropa memang sesuai dengan kualitas dan kedalaman skuad mereka.
Salah satu peluang terbaik Forest di babak pertama berawal dari umpan chip cerdik Anderson. Serangan tersebut berujung pada sepakan voli Igor Jesus yang memaksa Emiliano Martinez melakukan dua penyelamatan. Selain momen itu, ancaman berarti dari tuan rumah nyaris tidak terlihat.
Tim tamu juga tidak jauh lebih kreatif. Kiper Stefan Ortega hanya menghadapi beberapa peluang sederhana.
Pertandingan berlangsung cepat dan keras, namun satu-satunya momen yang benar-benar memicu perdebatan di babak pertama hanyalah tekel Anderson terhadap Watkins.
Wasit Joao Pinheiro yang tidak melihat potensi bahaya dalam tekel tersebut bahkan tidak menambahkan waktu tambahan di akhir babak pertama.
Sebagai leg pertama, kehati-hatian kedua tim bisa dimaklumi. Meski begitu, Anderson menjadi pemain yang paling mampu menghadirkan ketenangan dan kualitas di lapangan.
Ia mungkin sedikit beruntung lolos dari tinjauan VAR, tetapi tetap tampil dominan di lini tengah.
Forest bisa saja bertahan di Premier League dan bahkan lolos ke Liga Champions, namun Anderson tetap berpeluang hengkang. Ia juga diprediksi menjadi bagian dari skuad Inggris di Piala Dunia mendatang.
Sementara itu, performa Watkins masih patut diperhatikan. Pergerakannya terlihat tajam seperti sebelumnya. Dengan catatan gol yang ia miliki, peluang emas di pertengahan babak kedua seharusnya bisa dimanfaatkan lebih baik. Namun, tembakannya justru mengarah langsung ke Ortega.
Seperti pola pertandingan sebelumnya, laga ini akhirnya ditentukan oleh momen handball. Digne mengangkat tangannya saat mencoba menghalau umpan silang Omari Hutchinson. VAR pun turun tangan dan penalti diberikan.
Wood mengeksekusi dengan sangat meyakinkan. Hutchinson juga layak mendapat apresiasi karena berhasil menjaga bola tetap hidup sebelum insiden tersebut. Namun bagi Villa, gol itu menjadi pukulan telak.
