
Gilabola.com – Harapan Sunderland untuk meraih tiket ke kompetisi Eropa mendapat pukulan telak setelah bek mereka, Dan Ballard, menerima kartu merah akibat menarik rambut lawan di laga melawan Wolves dalam laga lanjutan Liga Inggris.
Tim berjuluk Black Cats sempat berada di jalur kemenangan saat Nordi Mukiele mencetak gol pembuka melalui sundulan pada babak pertama.
Namun situasi berubah drastis ketika Ballard diusir wasit karena tindakan kekerasan. Keputusan itu diambil setelah tinjauan VAR memperlihatkan dirinya menarik rambut penyerang Wolves, Tolu Arokodare.
Bermain dengan 10 orang membuat Sunderland kesulitan mempertahankan keunggulan. Tim lawan yang sudah dipastikan terdegradasi akhirnya mampu menyamakan kedudukan sebelum satu jam pertandingan berjalan lewat gol Santi Bueno.
Hasil tersebut membuat Black Cats terpukul dan kini tertahan di posisi ke-12, berada dalam persaingan ketat tim-tim yang mengincar tempat di kompetisi Eropa musim depan.
Kartu merah Ballard diberikan setelah tayangan ulang menunjukkan jelas aksi tarik rambut saat duel bola udara, yang sebelumnya tidak terlihat oleh wasit Paul Tierney. Setelah meninjau monitor di tepi lapangan, ia langsung mengeluarkan kartu merah.
Keputusan itu bahkan menuai reaksi dari suporter tuan rumah yang menganggapnya berlebihan. Ballard sendiri tampak kebingungan, meski insiden serupa bukan yang pertama terjadi musim ini.
Sebelumnya, Michael Keane juga mendapat kartu merah karena pelanggaran serupa terhadap Arokodare pada Januari. Bahkan bulan lalu, bek Lisandro Martínez juga diusir karena menarik rambut striker Leeds, Dominic Calvert-Lewin.
Meski unggul jumlah pemain selama lebih dari satu jam, Wolves tetap mendapat cemoohan dari pendukungnya karena gagal meraih kemenangan. Tekanan juga mengarah kepada pelatih Rob Edwards, yang langsung menuju ruang ganti setelah peluit akhir.
Keputusan Edwards menarik keluar Hugo Bueno sebelumnya juga memicu ketidakpuasan suporter, yang melontarkan kritik keras dari tribun.
Penyerang asal Nigeria, Arokodare, menjalani starter pertamanya sejak Februari setelah sebelumnya dikabarkan terlibat konflik di ruang ganti dengan Mateus Mane.
Di awal pertandingan, Sunderland tampil lebih tajam. Brian Brobbey sempat mengancam lewat tembakan yang berbelok arah dan melebar.
Gol pembuka akhirnya lahir dari situasi sepak pojok. Kapten Granit Xhaka mengirim umpan ke kotak enam yard, yang disambut Mukiele dengan sundulan jarak dekat.
Namun kartu merah Ballard merusak momentum tim. Wolves mulai menciptakan peluang, meski penyelesaian akhir mereka buruk.
Yerson Mosquera dua kali membuang peluang emas dari jarak dekat yang seharusnya bisa menjadi gol penyeimbang.
Tekanan akhirnya berbuah hasil sembilan menit setelah babak kedua dimulai. Bueno menyundul bola di tiang jauh memanfaatkan sepak pojok dari Hugo Bueno.
Gol tersebut menjadi yang pertama bagi Wolves dalam 47 hari terakhir, atau hampir tujuh pekan, setelah periode tanpa pertandingan karena jeda internasional.
Selanjutnya, Mane hampir membawa timnya unggul, namun kiper Robin Roefs melakukan penyelamatan gemilang.
Meski terus menekan, Wolves gagal mencetak gol tambahan. Kekecewaan suporter kembali memuncak dan tekanan terhadap Edwards semakin besar menjelang musim berikutnya.
Ikuti Gilabola.com di Google News
