
Manchester City kini menghadapi salah satu keputusan penting menjelang musim baru. Klub sudah mengajukan kontrak baru kepada Rodri, tetapi gelandang asal Spanyol itu belum menentukan sikap.
Kabar tersebut diungkapkan jurnalis Fabrizio Romano. Menurutnya, semua kini bergantung pada pilihan Rodri, apakah menerima kontrak baru atau tetap bertahan hingga kontraknya habis sebelum berpeluang hengkang dengan status bebas transfer pada 2027.
Romano juga mengungkapkan bahwa Real Madrid masih memiliki tempat khusus di hati sang pemain.
“Rodri bermimpi bermain untuk Real Madrid. Kesempatan itu masih menjadi impiannya. Ia merupakan lulusan akademi Atletico Madrid, sehingga kembali ke Madrid, pulang ke Spanyol, dan membela Real Madrid adalah sesuatu yang sangat ia inginkan,” ujar Romano.
Manchester City Tak Ingin Kehilangan Rodri
Musim lalu Rodri tetap menunjukkan kualitasnya meski sempat lebih banyak menepi akibat cedera. Dari 33 pertandingan di semua kompetisi, ia menyumbang dua gol dan tetap menjadi salah satu pemain penting di lini tengah Manchester City saat berada di lapangan.
Situasi kontraknya membuat City harus bergerak cepat. Jika gagal mencapai kesepakatan baru, klub berisiko kehilangan pemain berusia 30 tahun itu tanpa menerima biaya transfer ketika kontraknya berakhir.
Karena itu, memperpanjang masa baktinya menjadi prioritas bagi manajemen maupun pelatih Enzo Maresca.
Maresca Berharap Rodri Bertahan
Rodri dikenal sebagai gelandang bertahan yang kuat dalam duel, piawai membaca permainan, dan mampu merebut bola dengan tekel yang bersih. Selain disiplin menjaga keseimbangan tim, ia juga nyaman mengalirkan bola dari lini tengah dan sesekali ikut mencetak gol.
Kemampuannya bermain sebagai gelandang bertahan maupun gelandang tengah membuat perannya sangat sulit digantikan. Pengalaman panjang di level tertinggi juga menjadi nilai tambah yang masih dibutuhkan Manchester City.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!
Apabila Rodri bersedia menandatangani kontrak baru, City akan mempertahankan salah satu pilar terpenting mereka untuk beberapa musim ke depan. Namun jika negosiasi menemui jalan buntu, melepasnya sebelum kontraknya habis bisa menjadi pilihan agar klub tidak kehilangan aset berharga secara cuma-cuma.
