Kok Bisa Gol Erling Haaland ke Gawang Manchester United Disahkan VAR? Bukannya Offside?

Gol Erling Haaland sempat membuat Manchester City dan Manchester United menunggu dalam ketidakpastian. Penyerang City itu awalnya dinyatakan offside sebelum keputusan tersebut berubah setelah VAR melakukan pemeriksaan cukup panjang.

Haaland mencetak gol pembuka dalam derby Manchester setelah menyambar bola hasil defleksi umpan silang Josko Gvardiol dari sisi kiri. Namun, hakim garis lebih dulu mengangkat bendera karena menganggap sang striker berada dalam posisi offside.

Keputusan itu kemudian diperiksa VAR Matt Donohue. Setelah peninjauan panjang, gol Haaland akhirnya dinyatakan sah.

Kaki Patrick Dorgu Jadi Penentu Posisi Haaland

Kunci dari keputusan tersebut ternyata terletak pada posisi kaki Patrick Dorgu. Bek Manchester United itu sedang bergerak mendekati Gvardiol untuk menutup ruang sekaligus berusaha memblok umpan silang.

Dalam pemeriksaan menggunakan teknologi semi-otomatis offside milik Premier League, posisi Dorgu membuat Haaland ternyata masih berada di belakang garis offside. Kaki Dorgu yang terulur menjadi bagian tubuh yang membuat penyerang City tersebut berada dalam posisi onside.

Hal ini sempat sulit terlihat dari tayangan ulang televisi pertama. Sudut kamera awal justru memberikan kesan bahwa Haaland sudah berada di belakang pemain terakhir United ketika bola datang ke arahnya.

Teknologi semi-otomatis kemudian memberikan gambaran berbeda. Haaland dinyatakan berada di belakang Dorgu sehingga gol tersebut tidak dapat dianulir karena offside.

Enzo Fernandez Juga Membuat VAR Harus Memeriksa Lebih Lama

Lamanya pemeriksaan VAR bukan hanya disebabkan oleh posisi Haaland. Ada situasi lain di kotak penalti yang ikut diperiksa.

Enzo Fernandez berada dalam posisi offside ketika berusaha menjangkau umpan silang tersebut. Ia bahkan mencoba menyambut bola dengan sundulan sambil menjatuhkan diri, tetapi gagal menyentuhnya.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!

Jika Fernandez berhasil mengenai bola, posisinya akan membuatnya offside. Namun, VAR menilai ia tidak melakukan interferensi terhadap permainan sehingga gol tetap bisa disahkan.

Ada pula perdebatan mengenai apakah keberadaan Fernandez mengganggu Lisandro Martinez. Bek Manchester United tersebut berada di antara Fernandez dan Haaland di area tiang jauh.

Dengan kata lain, VAR harus memastikan dua persoalan sekaligus. Posisi Haaland terhadap Dorgu dan apakah Fernandez yang berada dalam posisi offside memberikan pengaruh terhadap jalannya permainan.

Pada akhirnya, kedua pemeriksaan tersebut tidak membatalkan gol.

Manchester City Tetap Unggul Meski Bermain dengan 10 Pemain

Gol Haaland menjadi semakin penting karena Manchester City harus bermain dengan 10 pemain setelah Phil Foden mendapat kartu merah pada babak pertama.

Foden diusir setelah melakukan tendangan ke arah Bruno Fernandes dalam derby Manchester tersebut.