
Tottenham Hotspur semakin serius membangun kembali lini serangnya. Klub London utara itu telah mencapai kesepakatan prinsip untuk merekrut Iliman Ndiaye dari Everton dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai sekitar Rp1,26 triliun.
Kabar tersebut disampaikan jurnalis The Athletic, David Ornstein. Kesepakatan Ndiaye masih membutuhkan persetujuan pribadi dan tes medis sebelum transfer benar-benar rampung.
Transfer ini menjadi bagian dari aktivitas Tottenham yang cukup agresif di bursa musim panas. Spurs sebelumnya sudah memperkuat lini depan dengan Omar Marmoush serta Savio dari Manchester City.
Iliman Ndiaye Jadi Pilihan Baru Tottenham
Ndiaye tampil sebagai salah satu pemain Everton yang paling menonjol. Musim lalu, penyerang asal Senegal itu mencatatkan enam gol dan tiga assist dalam 32 penampilan di liga.
Kontribusinya tidak berhenti pada angka gol dan assist. Ndiaye rata-rata memenangkan 2,2 dribel per pertandingan. Ia juga memberikan kontribusi dalam permainan bertahan dengan memenangkan enam duel per laga, mencatat rata-rata dua tekel dan hampir enam pemulihan bola untuk Everton.
Kemampuan tersebut membuatnya dinilai cocok dengan kebutuhan Tottenham di bawah Roberto De Zerbi.
Ndiaye lebih sering dimainkan sebagai sayap kanan untuk Everton, tetapi ia juga bisa ditempatkan di sisi kiri bersama Spurs. Fleksibilitas itu membuatnya punya peluang besar untuk mendapatkan peran penting dalam susunan pemain baru Tottenham.
Spurs disebut akan membayar sekitar Rp1,26 triliun untuk mendapatkan pemain berusia 26 tahun tersebut.
De Zerbi Punya Banyak Pilihan di Lini Depan
Kedatangan Ndiaye akan membuat persaingan di lini serang Tottenham semakin ketat.
Marmoush diperkirakan menjadi kandidat utama untuk memimpin lini depan, sedangkan Savio dapat mengisi sisi kanan. Ndiaye kemudian berpeluang mengambil posisi sayap kiri, bahkan mengungguli Mathys Tel dalam persaingan tersebut.
Tottenham juga masih memiliki Dominic Solanke, Mohammed Kudus dan James Maddison.
Komposisinya cukup padat. Tantangan De Zerbi bukan lagi sekadar mencari pemain tambahan, tetapi menemukan kombinasi yang paling efektif dari banyak opsi yang tersedia.
Apalagi Spurs sudah mengawali kompetisi dengan buruk. Mereka menelan dua kekalahan dari dua pertandingan liga dan kini berada di dasar klasemen dengan selisih gol minus lima.
Tekanan pun bisa datang lebih cepat kepada De Zerbi jika performa Tottenham tidak segera berubah.
Richarlison Berpotensi Kembali ke Everton
Transfer Ndiaye juga memiliki kaitan tidak langsung dengan Everton. Pada saat Tottenham mendekati kesepakatan untuk Ndiaye, telah tercapai kesepakatan lisan terpisah mengenai potensi kembalinya Richarlison ke klub Merseyside tersebut.
Tottenham disebut menginginkan sekitar Rp735 miliar sebagai imbalan atas kepindahan Richarlison.
Namun, sama seperti transfer Ndiaye, kesepakatan Richarlison masih bergantung pada persetujuan pribadi dan tes medis.
Jika kedua transaksi berjalan sesuai rencana, Tottenham bukan hanya mendapatkan tambahan baru. Mereka juga berpotensi mengubah komposisi lini serangnya dalam waktu bersamaan.
