Pengumuman 30 nominasi Ballon d’Or 2026 langsung menyisakan sejumlah nama besar di luar daftar. Raphinha, Cristiano Ronaldo, Pedri hingga Martin Odegaard menjadi beberapa pemain yang gagal mendapatkan tempat dalam perebutan penghargaan individu paling bergengsi tersebut.
France Football mengumumkan 30 pemain yang masuk shortlist Ballon d’Or pada Selasa. Ousmane Dembele, pemenang tahun 2025, kembali masuk persaingan setelah menjadi bagian dari musim gemilang Paris Saint-Germain pada 2025/26. PSG bahkan menyumbang sembilan pemain dalam daftar nominasi.
Lionel Messi juga tercatat sebagai kandidat untuk ke-17 kalinya. Peluangnya meraih Ballon d’Or untuk kesembilan kali seharusnya bisa lebih besar jika Argentina tidak kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia.
Spanyol sendiri mengirim sejumlah pemain ke dalam daftar tersebut. Rodri, pemenang Ballon d’Or 2024, serta Lamine Yamal yang menjadi runner-up pada 2025 kembali masuk nominasi. Ferran Torres juga mendapat tempat setelah mencetak gol penentu pada final Piala Dunia.
Namun, daftar 30 pemain itu tetap menyisakan beberapa keputusan yang mengundang tanda tanya.
Raphinha hingga Doue Jadi Nama yang Paling Dipertanyakan
Desire Doue menjadi salah satu nama yang cukup mengejutkan karena tidak masuk daftar. Dari 10 pemain yang menjadi starter pilihan Luis Enrique di PSG, Doue disebut sebagai satu-satunya yang tidak mendapatkan nominasi.
Padahal, kontribusinya sepanjang musim tidak kecil. Doue mencetak 13 gol dan memberikan delapan assist di semua kompetisi ketika PSG memenangkan Ligue 1 dan Liga Champions. Ia kemudian melanjutkan performa tersebut di Piala Dunia.
Raphinha juga harus menerima kenyataan serupa. Winger Barcelona itu memang sempat terganggu masalah cedera musim lalu, tetapi tetap mampu mencetak 21 gol dari 33 penampilan. Produktivitasnya mencapai rata-rata 0,87 gol per 90 menit.
Omission Raphinha terasa semakin mengejutkan karena pada 2025 ia hanya finis di posisi kelima meski menjalani tahun yang sangat bagus. Kali ini, namanya bahkan tidak berada dalam 30 besar.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Martin Odegaard juga tidak mendapat tempat. Kapten Arsenal tersebut membawa klubnya meraih gelar Premier League pertama dalam 22 tahun, lalu tampil impresif ketika Norwegia melaju hingga perempat final Piala Dunia.
Awal musim yang sangat bagus dari mantan pemain Real Madrid itu membuat absennya dari nominasi terasa semakin janggal. Meski begitu, performa dan kebugarannya memang sempat menjadi persoalan berulang selama musim Arsenal yang berakhir dengan kesuksesan tersebut.
Ronaldo dan Alvarez Ikut Tersisih
Cristiano Ronaldo kembali gagal masuk nominasi Ballon d’Or. Penyerang Al Nassr tersebut memang tidak mampu tampil maksimal di Piala Dunia yang kemungkinan menjadi turnamen terakhirnya. Namun, produktivitasnya bersama klub tetap tinggi dan ia membantu Al Nassr mengakhiri penantian untuk meraih gelar Saudi Pro League.
Ironisnya, rekan setim Ronaldo, Sadio Mane, justru berada dalam daftar. Performa Mane bersama Senegal di Piala Afrika menjadi salah satu faktor yang memperkuat peluangnya masuk nominasi.
Julian Alvarez juga termasuk pemain yang harus melihat Ballon d’Or dari luar daftar 30 besar. Statusnya sebagai salah satu penyerang terkemuka kembali ditegaskan oleh saga transfer yang mengelilinginya pada musim panas.
Alvarez menghasilkan 20 gol dan sembilan assist di semua kompetisi. Cedera menjelang Piala Dunia membuat kontribusinya di turnamen tersebut lebih terbatas, meski ia tetap mencetak gol spektakuler yang membawa Argentina unggul dalam kemenangan perempat final melawan Swiss.
Enzo Fernandez pun mengalami nasib serupa. Ia mencatat sejarah sebagai pemain pertama dalam sepak bola yang menjadi subjek dua transfer dengan nilai lebih dari 100 juta pound, atau sekitar Rp2 triliun jika menggunakan pembulatan kurs. Setelah itu, ia menjalani musim terbaiknya dalam hal mencetak gol bersama Chelsea.
Fernandez juga memainkan peran penting ketika Argentina melaju ke final Piala Dunia, termasuk mencetak gol-gol krusial melawan Mesir dan Inggris. Namun, kartu merah yang diterimanya pada final melawan Spanyol jelas tidak membantu peluangnya untuk masuk shortlist.
Pedri Tak Masuk, Media Catalan Kecewa
Pedri menjadi nama lain yang membuat keputusan France Football dipertanyakan. Media olahraga Catalan bahkan disebut bereaksi keras setelah gelandang Barcelona itu tidak masuk daftar.
Alasannya cukup jelas. Pedri dianggap sebagai salah satu gelandang dengan kemampuan teknis paling komplet dalam sepak bola saat ini.
Tetapi ada satu catatan yang membuat kasusnya berbeda. Pedri kehilangan tempat sebagai starter Spanyol sejak babak perempat final Piala Dunia. Tim Luis de la Fuente justru terlihat memiliki keseimbangan yang lebih baik ketika Fabian Ruiz dimainkan bersama Rodri.
Pada akhirnya, France Football harus memilih 30 pemain dan beberapa nama besar memang harus tersingkir. Raphinha, Ronaldo, Pedri, Odegaard, Doue, Alvarez dan Fernandez menjadi bagian dari daftar pemain yang mungkin merasa layak berada di dalamnya.


