Pep Guardiola berencana membuat kejutan dengan kembali ke Etihad Stadium untuk memberikan dukungan kepada mantan klubnya, Manchester City.
Mantan pelatih The Citizens itu diperkirakan hadir saat Man City menjamu Paris Saint-Germain dalam lanjutan Liga Champions pada 14 Oktober.
Guardiola disebut telah menyampaikan keinginannya kepada petinggi klub untuk kembali berada di tengah lingkungan mantan timnya.
“Saya ingin bersama orang-orang saya,” demikian pesan Guardiola kepada sejumlah petinggi Man City seperti dilaporkan dalam artikel tersebut.
Man City saat ini tengah menghadapi krisis setelah dinyatakan bersalah oleh komisi independen atas seluruh tuduhan pelanggaran regulasi keuangan Premier League pada periode 2009 hingga 2018.
The Citizens tetap menyatakan tidak bersalah dan telah mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Guardiola sendiri meninggalkan kursi pelatih Man City pada akhir musim lalu. Setelah itu, juru taktik asal Spanyol tersebut menghabiskan waktu di Barcelona untuk beristirahat dari dunia sepak bola.
Selama 10 tahun menangani Man City, Guardiola mempersembahkan 20 trofi. Ia juga berada di kursi pelatih sepanjang proses investigasi selama empat tahun terkait dugaan pelanggaran finansial tersebut.
Guardiola berulang kali mendapat pertanyaan mengenai kasus itu. Ia selalu mengatakan bahwa petinggi klub telah memberitahunya tidak terjadi pelanggaran.
Awal pekan ini, Guardiola kembali menunjukkan dukungannya melalui media sosial.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!
“Saya ingin setiap penggemar Manchester City di seluruh dunia tahu bahwa saya di sini, lebih dari sebelumnya,” kata Guardiola.
“Saya selalu berada di belakang klub, pemilik, chairman, Ferran, para pemain, staf, Enzo, dan kalian, para pendukung unik kami.”
“Jelas, kita akan melewati ini bersama-sama. Saya mencintai kalian semua.”
Guardiola menangani Man City dari 2016 hingga 2026 sebelum akhirnya meninggalkan klub.


