HomeLiga InggrisGara-Gara Bruno Fernandes, Bek Manchester United Ini...

Gara-Gara Bruno Fernandes, Bek Manchester United Ini Diyakini Bakal Bersinar Bersama The Reds!

Manchester United dinilai menjadi salah satu penyebab perkembangan Leny Yoro tersendat. Bek muda asal Prancis itu bahkan diyakini bakal tampil lebih cemerlang jika memperkuat rival Liga Inggris, Liverpool, dengan Bruno Fernandes ikut mendapat sorotan gara-gara sikapnya di lapangan.

Manchester United mengalahkan Real Madrid dalam perburuan Yoro pada Juli 2024. Setan Merah menebus Lille dengan biaya awal 52 juta poundsterling, sekitar Rp1,1 triliun, yang bisa meningkat menjadi 59 juta poundsterling atau sekitar Rp1,3 triliun melalui bonus.

Yoro datang ke Old Trafford dengan reputasi sebagai salah satu bek muda terbaik di dunia. Saat itu, usianya baru 18 tahun, tetapi ia sudah mampu menembus tim utama Lille.

Perkembangannya justru tersendat setelah bergabung dengan Manchester United.

Yoro Kalah Bersaing, Liverpool Jadi Pembanding

Awal musim ini tidak berjalan mulus bagi Yoro. Ia berada di belakang Harry Maguire dan Lisandro Martinez dalam urutan pilihan Michael Carrick sebelum beberapa pertandingan terakhir membuatnya dimainkan sebagai bek kanan.

Rio Ferdinand sebelumnya meminta Carrick memberikan kesempatan bermain secara beruntun kepada Yoro. Ferdinand menilai sang bek tampil sangat bagus ketika menghadapi Leeds.

Tapi, Emmanuel Petit justru mengkhawatirkan perkembangan pemain berusia 20 tahun tersebut. Ia melihat Yoro mulai tertinggal dari kompatriotnya, Jeremy Jacquet, yang tampil mengesankan bersama Liverpool.

“Jeremy Jacquet tampil luar biasa sejauh ini bersama Liverpool. Penampilannya selama jeda internasional juga sangat mengesankan,” kata Petit, dikutip Metro.

Menurut Petit, Jacquet berada dalam situasi yang jauh lebih menguntungkan. Bek Liverpool itu memiliki kepercayaan diri tinggi dan mampu memperlihatkan kualitasnya di lapangan.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!

Yoro menghadapi kondisi berbeda. Ia sempat mengalami cedera, kemudian dimainkan di dua posisi, yakni bek tengah dan bek kanan.

Petit mempertanyakan apakah pantas membebankan tanggung jawab sepenuhnya kepada Yoro ketika kondisi klub dan kepercayaan diri tim belum stabil.

Bruno Fernandes Ikut Disorot

Petit turut mengkritik bahasa tubuh Bruno Fernandes. Ia mengaku tidak menyukai sikap kapten Manchester United tersebut, baik pada musim ini maupun musim lalu.

Menurutnya, Manchester United memulai musim dengan lambat dan kekurangan sosok pemimpin yang mampu mengangkat performa tim.

Yoro pun tidak bisa diharapkan menyelesaikan seluruh persoalan Setan Merah seorang diri.

Petit kemudian membandingkan situasi kedua bek muda tersebut. Jacquet mendapat lingkungan yang mendukung perkembangannya di Liverpool, sedangkan Yoro harus berjuang di tengah ketidakstabilan Manchester United.

“Saya pikir jika Leny Yoro bermain untuk Liverpool, situasinya pasti akan berbeda. Ia juga bakal berkembang pesat,” ujar Petit.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan tersendiri. Yoro didatangkan dengan biaya besar dan memiliki potensi elite, tetapi ia masih harus membuktikan kemampuannya agar tidak terus berada dalam bayang-bayang persaingan di Old Trafford.

PSG dan Bayern Munchen Pantau Yoro

Situasi Yoro turut menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Paris Saint-Germain dan Bayern Munchen termasuk di antara tim yang memantau perkembangannya.

Kedua klub tersebut disebut mengawasi situasi sang pemain jika ia tersedia untuk transfer.

Pihak Manchester United sendiri masih meyakini Yoro memiliki potensi untuk menjadi pemain kelas atas. Tapi, ia perlu membuktikan kualitasnya sepanjang musim ini untuk meredam spekulasi mengenai kemungkinan hengkang.

Ledakan Emosi Martinez Bikin Bek Muda Gelisah

Gary Neville juga menilai pernyataan keras Lisandro Martinez berpotensi memperburuk situasi Yoro dan Ayden Heaven.

Martinez sebelumnya menyoroti kebutuhan Manchester United untuk mendatangkan lebih banyak bek. Neville memahami maksud pernyataan tersebut, tetapi menilai seorang pemain seharusnya berhati-hati ketika menyampaikan kritik semacam itu di depan publik.

Menurut Neville, komentar tersebut bisa membuat rekan setim merasa kemampuan mereka diragukan.

“Jika Anda Leny Yoro atau Ayden Heaven, pemain muda yang masih berusaha mendapatkan tempat di tim utama, lalu bek tengah juara Piala Dunia Anda mengatakan klub seharusnya merekrut lebih banyak pemain agar Anda tidak bermain, tentu Anda akan merasa gugup dan cemas,” kata Neville.

Situasi itu bisa menambah tekanan bagi Yoro yang sedang berusaha mengamankan tempatnya di tim utama.

Menariknya, Martinez sendiri disebut termasuk di antara tiga pemain senior yang berpotensi meninggalkan Manchester United dalam proses pembangunan ulang skuad berikutnya.

Hadi Bashori
Hadi Bashorihttps://gilabola.com/author/hadi-bashori/
Hadi Bashori adalah seorang jurnalis olahraga yang sudah berpengalaman lebih dari 18 tahun di dunia sepak bola, berpengalaman menulis di berbagai media nasional dan regional sebelum akhirnya menjadi jurnalis tetap di Gilabola.com. Memiliki minat yang besar dalam dunia olahraga, dan selalu bersemangat dalam menulis informasi aktual dan menarik. Dengan keahliannya dalam mengajar dan jurnalis, Hadi Bashori merupakan sosok yang inspiratif melalui buku-buku karyanya.

BERITA TERKAIT

TERKINI