HomeInternasionalSitus Resmi Ballon d'Or Blunder: Kane, Mbappe,...

Situs Resmi Ballon d’Or Blunder: Kane, Mbappe, dan Yamal Sama-sama Disebut Juara

Pengumuman pemenang Ballon d’Or 2026 diwarnai kekacauan setelah situs resmi penyelenggara secara keliru menampilkan Harry Kane, Kylian Mbappe, dan Lamine Yamal sebagai pemenang.

Ketiga pemain tersebut memang masuk dalam jajaran kandidat terkuat untuk meraih penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola itu untuk pertama kalinya.

Insiden terjadi beberapa jam sebelum upacara penghargaan berlangsung di London Palladium. Situs resmi Ballon d’Or diduga menerbitkan tiga artikel terpisah yang masing-masing mengumumkan Kane, Mbappe, dan Yamal sebagai pemenang.

Menurut laporan Daily Mail, kesalahan tersebut diketahui dan dilaporkan kepada pihak penyelenggara pada pukul 17.23 waktu setempat atau Selasa dini hari WIB.

Laporan itu memicu serangkaian panggilan telepon dan pesan WhatsApp di antara pihak terkait. Penyelenggara yang terkejut kemudian meluncurkan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kesalahan tersebut.

Artikel yang mengumumkan Kane dan Mbappe sebagai pemenang akhirnya dihapus dari situs resmi. Akan tetapi, artikel yang menyebut Yamal sebagai peraih Ballon d’Or masih dapat diakses lebih dari 30 menit setelah penyelenggara menerima laporan tersebut.

Harry Kane Diklaim Menang Berkat 61 Gol

Artikel mengenai Kane menggunakan judul yang menyatakan penyerang Bayern Muenchen itu memenangi Ballon d’Or 2026. Tulisan tersebut juga menyoroti gol-gol terbaiknya selama menjalani musim produktif.

“Harry Kane memenangkan Ballon d’Or 2026: Berikut gol-gol terbaik dan paling bermakna dari musim dengan 61 gol,” demikian judul artikel yang sempat muncul di situs tersebut.

Artikel itu mengaitkan keberhasilan Kane dengan performa impresifnya sepanjang musim 2025-2026. Penyerang Timnas Inggris tersebut membantu Bayern Muenchen meraih treble domestik sekaligus mencatatkan 100 gol untuk klub Jerman itu dalam waktu singkat.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!

“Deretan gol pemecah rekor di liga dan piala sepanjang 2025-2026 telah mengantarkan Harry Kane menuju kesuksesan Ballon d’Or,” tulis artikel tersebut.

Lamine Yamal Disebut sebagai Raja Baru Sepak Bola

Nama Yamal juga muncul sebagai pemenang dalam artikel lain yang diterbitkan di situs resmi Ballon d’Or.

Bintang Barcelona dan Timnas Spanyol itu disebut menciptakan rekor luar biasa dengan menjadi pemain termuda yang memenangi penghargaan tersebut sejak pertama kali digelar pada 1956.

“Pada usia 19 tahun, Lamine Yamal baru saja menjadi pemenang termuda dalam sejarah Ballon d’Or,” tulis artikel itu.

Artikel tersebut turut membandingkan pencapaian Yamal dengan Lionel Messi, pemegang rekor kemenangan Ballon d’Or terbanyak. Messi pertama kali meraih penghargaan itu pada 2009 ketika berusia 22 tahun 160 hari.

Sebelum Yamal, rekor pemenang termuda dipegang Ronaldo Nazario. Legenda Brasil itu meraih Ballon d’Or ketika berusia 21 tahun 92 hari.

Artikel tersebut kemudian menyebut Yamal sebagai “raja baru sepak bola” sekaligus pemilik baru rekor bersejarah tersebut.

Kylian Mbappe Juga Sempat Diumumkan sebagai Pemenang

Mbappe menjadi kandidat ketiga yang diumumkan sebagai pemenang melalui artikel terpisah di situs resmi penyelenggara.

Bintang Real Madrid itu dipuji sebagai pemain yang mampu menjaga konsistensi pada level tertinggi. Artikel tersebut menghubungkan peluang keberhasilannya dengan catatan gol serta performanya bersama Los Blancos.

“Penampilan pemecah rekor di Piala Dunia dan deretan gol lainnya untuk Los Blancos telah membawa Kylian Mbappe meraih Ballon d’Or pertamanya,” tulis artikel tersebut.

Tulisan itu juga menyoroti konsistensi Mbappe, bukan hanya pada musim sebelumnya, melainkan sejak dirinya muncul sebagai salah satu fenomena terbesar sepak bola.

Insiden ini terjadi sebelum siaran resmi upacara penghargaan dimulai. Pemenang Ballon d’Or 2026 sendiri menjadi pusat perhatian dalam acara yang digelar di London tersebut.

Kane berpeluang menjadi pemain Inggris pertama yang meraih penghargaan itu sejak Michael Owen pada 2001. Adapun Yamal dan Mbappe sama-sama memburu kemenangan perdana setelah sebelumnya masing-masing pernah finis di posisi kedua dan ketiga.

Hadi Bashori
Hadi Bashorihttps://gilabola.com/author/hadi-bashori/
Hadi Bashori adalah seorang jurnalis olahraga yang sudah berpengalaman lebih dari 18 tahun di dunia sepak bola, berpengalaman menulis di berbagai media nasional dan regional sebelum akhirnya menjadi jurnalis tetap di Gilabola.com. Memiliki minat yang besar dalam dunia olahraga, dan selalu bersemangat dalam menulis informasi aktual dan menarik. Dengan keahliannya dalam mengajar dan jurnalis, Hadi Bashori merupakan sosok yang inspiratif melalui buku-buku karyanya.

BERITA TERKAIT

TERKINI