Benfica Jadi Gudangnya Pemain Hebat, Dibeli Murah Dijual Mahal!

Gilabola.com – Benfica kini selalu menjadi tempat belanja klub-klub raksasa Eropa, klub ini menjadi gudangnya talenta muda untuk bersinar di kompetisi sepak bola Eropa.

Sudah banyak bintang Benfica yang kini bermain untuk klub-klub top Liga Inggris, Jerman, Spanyol dan liga top lainnya.

Kita akan lihat satu per satu bagaimana Benfica bisa meraup cuan super besar dan siapa saja klub Eropa yang belanja dari Benfica!

10. Renato Sanches

Renato Sanches - Benfica

Renato Sanches adalah salah satu talenta muda paling diburu ketika ia bergabung dengan Bayern Munchen dalam kesepakatan yang mencapai 1,3 trilyun rupiah.

Gelandang itu hanya bermain satu musim di tim utama Benfica, mencetak dua gol dalam 24 pertandingan, dan dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik saat Portugal memenangkan Euro 2016.

Sanches berjuang selama waktunya di Bayern Munchen, mencatatkan 35 penampilan dalam tiga tahun serta menghabiskan satu tahun dengan status pinjaman ke Swansea City sebelum menjadi rekrutan termahal Lille pada 2019 dengan harga 400 milyar rupiah saja! Turun banyak, Benfica cuan besar!

9. Victor Lindelof

Victor Lindelof - Benfica

Victor Lindelof adalah salah satu bek dengan rating tertinggi di Eropa selama waktunya di Benfica, yang akhirnya membuat Manchester United membayar 564 milyar rupiah untuk mendatangkannya pada 2017.

Pemain asal Swedia itu bergabung dengan Benfica saat berusia 18 tahun dan awalnya bermain di tim ‘B’ Benfica sebelum masuk tim senior pada tahun 2015.

Setelah memenangkan tujuh trofi selama waktunya di Portugal, Lindelof pindah ke Inggris di mana ia kini menjadi bek Manchester United.

8. Nelson Semedo

Nelson Semedo - Benfica

Nelson Semedo awalnya bergabung dengan tim ‘B’ Benfica saat berusia 19 tahun pada 2012 sebelum menembus tim senior sebagai bek kanan pada 2015.

Setelah memenangkan liga di tahun keduanya bersama tim utama, Semedo dikontrak oleh Barcelona seharga 550 milyar rupiah pada tahun 2017 dan memimpin tim Spanyol itu meraih dua gelar La Liga dalam tiga tahun.

Bek Portugal itu kemudian bergabung dengan Wolves dengan nilai sekitar 500 milyar pada tahun 2020 dan membuktikan dirinya sebagai bek kanan pilihan pertama untuk klub dan negara.

7. Raul Jimenez

Raul Jimenez - Benfica

Striker Meksiko Raul Jimenez menjadi pemain termahal di Portugal setelah bergabung dengan Benfica dari Atletico Madrid pada 2015.

Striker ini menghabiskan tiga tahun tetapi gagal mencapai potensinya, hanya mencetak 18 gol dalam 80 pertandingan sebelum akhirnya bergabung dengan Wolves dengan status pinjaman pada 2018.

Setelah masa sukses di mana ia mencetak 13 gol di ajang Liga Premier, tim Inggris itu mempermanenkannya dengan harga 600 milyar rupiah!

6. Axel Witsel

Axel Witsel - Benfica

Axel Witsel baru berada di Benfica selama satu tahun sebelum Zenit St Petersburg mengaktifkan klausul pelepasan sebesar 650 milyar rupiah untuk membawanya ke Rusia.

Pemain internasional Belgia tersebut bergabung dengan Benfica dari Standard Liege seharga hanya 160 milyar pada tahun 2011 dan dia mencatatkan 32 penampilan liga dalam setahun di klub tersebut, mencetak satu gol.

Witsel menghabiskan lima tahun di Zenit dan sempat bermain di China sebelum meninggalkan Borussia Dortmund pada musim panas 2022, setelah empat musim bersama mereka.

5. Ederson

Ederson - Benfica

Manchester City mengontrak Ederson dari Benfica pada 2017 seharga 600 milyar, yang membuatnya menjadi penjaga gawang termahal kedua saat itu.

Pemain Brasil itu telah membawa Benfica meraih gelar liga di kedua musimnya di klub dan dinobatkan sebagai penjaga gawang Portugal terbaik di tahun pertamanya.

Dia telah memenangkan empat gelar Liga Premier dan tiga Sarung Tangan Emas di Manchester City dan dianggap sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia.

4. Ruben Dias

Ruben Dias - Benfica

Ruben Dias memantapkan dirinya sebagai salah satu bek terbaik di Eropa selama waktunya bermain di Benfica dan semakin meningkatkan reputasi tersebut di Man City.

Dias berada di jantung pertahanan Benfica selama tiga musim, memenangkan liga satu kali, sebelum bergabung dengan Man City pada 2020 seharga 900 milyar rupiah.

Pemain internasional Portugal itu dinobatkan sebagai pemain terbaik Man City di musim pertamanya dan telah membawa mereka meraih gelar Liga Premier berturut-turut selama waktunya di klub.

3. Darwin Nunez

Darwin Nunez - Benfica

Kepergian Darwin Nunez ke Liverpool pada musim panas 2022 merupakan penjualan terbesar kedua dalam sejarah Benfica.

Pemain Uruguay itu sangat produktif di musim 2021-22, mencetak 34 gol dalam 41 pertandingan – termasuk dua gol di perempat final Liga Champions melawan tim asuhan Jurgen Klopp.

Nunez tiba dari Almeria pada tahun 2020 sebagai penandatanganan rekor Benfica dengan nilai transfer hampir 400 ilyar rupiah, meskipun akhirnya pemain berusia 22 tahun itu gagal memenangkan liga selama dua musim di Portugal. Dia sempat kesulitan di masa-masa awal bersama Liverpool.

2. Enzo Fernandez

Enzo Fernandez - Benfica

Benfica melanjutkan bisnis luar biasa mereka di musim 2022-23, usai menjual Nunez ke Liverpool kemudian dilanjutkan dengan menjual Enzo Fernandez ke Chelsea dengan nilai transfer mencapai 1.9 trilyun rupiah.

Klub Portugal itu baru mengontrak Enzo enam bulan sebelumnya dari River Plate seharga hanya 290 milyar saja, jadi ini merupakan cuan yang luar biasa.

Enzo tampil mengesankan selama enam bulan di Benfica dan juga bersinar di Piala Dunia 2022 saat Argentina merebut trofi.

1. Joao Felix

Joao Felix - Benfica

Penjualan Joao Felix ke Atletico Madrid pada 2019 bukan hanya penjualan terbesar yang pernah diterima Benfica, tetapi juga harga tertinggi keempat dunia yang pernah dibayarkan untuk seorang pemain oleh klub mana pun.

Wonderkid Portugal itu hanya bermain satu musim untuk tim utama Benfica – mencetak 15 gol dalam 26 pertandingan – sebelum Atletico menyetujui kesepakatan sebesar lebih dari 3 trilyun rupiah untuk memboyongnya ke Spanyol, bayaran tertinggi kedua yang pernah ada untuk seorang wonderkid, masih kalah oleh transfer Kylian Mbappe.

Sementara Felix belum benar-benar memenuhi ekspektasi harganya yang luar biasa, pemain berusia 22 tahun itu memenangkan La Liga di musim keduanya bersama Atletico. Dia pindah ke Chelsea dengan status pinjaman pada Januari 2023.