Site icon Gilabola.com

Andoni Iraola Ungkap Kondisi Curtis Jones dan Rencana Debut Jeremy Jacquet di Liverpool

Andoni Iraola

Liverpool kembali membuang keunggulan dua gol saat menghadapi Monaco. Kekalahan 2-3 di Anfield juga membuat Andoni Iraola harus menjelaskan kondisi Curtis Jones sekaligus rencana debut Jeremy Jacquet.

Jones tidak masuk skuad Liverpool untuk pertandingan tersebut setelah mengalami masalah ringan pada bagian pinggul. Iraola menegaskan cedera sang gelandang tidak serius dan keputusan untuk tidak memainkannya lebih berkaitan dengan pencegahan.

“Curtis telah berlatih setiap hari, tetapi kemarin (Sabtu) dia mengalami beberapa masalah pada pinggul, tetapi tidak ada yang serius. Tidak masuk akal untuk mengambil risiko memainkannya,” kata Iraola.

Menurut sang pelatih, Jones masih memiliki waktu untuk kembali bugar karena pertandingan pembuka Premier League melawan Newcastle United tinggal kurang dari dua pekan.

Jeremy Jacquet Diproyeksikan Debut Lawan Como

Kabar positif datang dari Jeremy Jacquet. Bek anyar Liverpool itu sebenarnya sempat dipertimbangkan untuk tampil menghadapi Monaco.

Namun, Iraola memilih tidak mengambil risiko. Jacquet diperkirakan mendapat kesempatan bermain pada pertandingan berikutnya melawan Como, yang sekaligus menjadi debutnya bersama Liverpool.

“Jeremy Jacquet, kami sempat ragu. Kami memutuskan untuk tidak memainkannya, tetapi dia seharusnya baik-baik saja untuk pertandingan berikutnya. Ini membutuhkan waktu sedikit lebih lama dari yang kami perkirakan,” ujar Iraola.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa Liverpool tidak ingin terburu-buru menurunkan pemain barunya. Jacquet masih membutuhkan sedikit waktu sebelum mendapatkan menit pertamanya sebagai pemain The Reds.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Liverpool Kembali Kehilangan Keunggulan

Masalah Liverpool dalam laga melawan Monaco bukan sekadar hasil akhir.

Alexander Isak dan Florian Wirtz membawa Liverpool unggul 2-0. Namun, keunggulan itu kembali menguap. Aleksandr Golovin, Mika Biereth, dan Paris Brunner kemudian mencetak gol untuk membawa Monaco membalikkan keadaan menjadi 3-2.

Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua secara beruntun setelah Liverpool sebelumnya juga kehilangan keunggulan saat menghadapi Leeds United. Dalam pertandingan itu, Liverpool sempat memimpin 2-0 sebelum akhirnya kalah 4-2.

Iraola melihat ada pola yang mulai terlihat.

“Kami bermain bagus di babak pertama, terutama 30 menit pertama. Saat ini kami mungkin belum memiliki level yang dibutuhkan untuk bermain seperti ini dalam waktu lebih lama, dan mereka jauh lebih baik di babak kedua. Mereka pantas membalikkan pertandingan,” katanya.

Menurut Iraola, persoalan utama Liverpool saat ini adalah daya tahan pemain untuk mempertahankan intensitas permainan selama 90 menit.

Ia menilai para pemain masih memiliki energi ketika pertandingan dimulai. Namun, setelah pergantian pemain dilakukan dan beberapa pemain mulai kelelahan, level permainan Liverpool ikut menurun.

“Masalahnya sekarang adalah mereka tidak memiliki energi untuk 90 menit. Mereka mulai lelah, dan kami membutuhkan waktu serta lebih banyak latihan bersama mereka,” ujar Iraola.

Iraola Kecewa di Laga Pertamanya di Anfield

Pertandingan melawan Monaco juga menjadi pengalaman pertama Iraola sebagai pelatih Liverpool di Anfield.

Ia menikmati atmosfer stadion terutama ketika Liverpool tampil dominan pada babak pertama. Namun, suasana itu berubah setelah timnya kehilangan kendali permainan.

“Itu luar biasa, terutama di babak pertama ketika kami terus menekan dan semuanya berjalan sangat baik,” kata Iraola.

“Babak kedua terasa berat karena ketika mereka berharap kami terus melaju, kami tidak mampu dan tidak bisa memberikan apa yang mereka inginkan. Itu membuat frustrasi.”

Exit mobile version