Klub kasta keempat Liga Inggris, Fleetwood Town, menciptakan kejutan terbesar dalam sejarah Carabao Cup usai menyingkirkan Arsenal melalui adu penalti, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB.
Bermain di Stadion Highbury, Fleetwood Town menghentikan perlawanan Meriam London dengan skor 5-4 pada babak tos-tosan setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit.
Kegagalan eksekusi penalti Bruno Guimaraes menjadi pembeda.
Sepakan Guimaraes berhasil ditepis kiper Fleetwood, Jay Lynch, sebelum Conor Haughey memastikan langkah tim kasta keempat itu ke perempat final.
Kekalahan ini menjadi tragedi memalukan bagi Meriam London, mengulang memori kelam final 1969 saat ditumbangkan Swindon Town.
Pertandingan sempat tertunda selama delapan menit di awal babak pertama.
Wasit Michael Salisbury menghentikan laga pada detik ke-57 akibat munculnya drone di atas stadion.
Polisi akhirnya menangkap operator drone tersebut di taman terdekat sebelum laga kembali dilanjutkan.
Fleetwood Town yang berada di posisi ke-18 kasta keempat memberikan perlawanan sengit sejak awal laga.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Tuan rumah bahkan mengejutkan Meriam London dengan mencetak gol pembuka pada babak pertama.
Umpan jauh Harrison Neal berhasil dimaksimalkan Loupalo-Bi yang menang duel fisik dengan Marli Salmon.
Loupalo-Bi melepaskan tembakan kaki kiri yang membobol gawang kiper debutan Arsenal, Ilian Meslier.
Skor 1-0 untuk keunggulan The Cod Army bertahan hingga turun minum.
Mikel Arteta merespons situasi ini dengan memasukkan Martin Odegaard dan Ben White di awal babak kedua.
Masuknya Odegaard langsung memberikan dampak instan pada tempo serangan pasukan London Utara.
Arsenal berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit-menit awal babak kedua.
Victor Gyokeres mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengemas gol perdananya musim ini.
Petaka kembali menghampiri Arsenal setelah pemain muda Max Dowman diganjar kartu merah akibat melanggar Harrison Neal.
Meski bermain dengan 10 pemain, Arsenal terus mengurung pertahanan tuan rumah.
Kiper Jay Lynch tampil pahlawan dengan menggagalkan dua peluang emas Ben White dan Odegaard di masa injury time.
Skor 1-1 bertahan hingga laga usai dan berlanjut ke babak adu penalti.
Lima penendang Fleetwood Town, yakni Coughlan, Neal, Davies, Cannon, dan Haughey berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Sementara di kubu Arsenal, hanya Odegaard, Kai Havertz, dan Gyokeres yang sukses mendulang gol.
Kegagalan Guimaraes memaksa anak asuh Mikel Arteta angkat koper lebih awal dari kompetisi ini.


