Ketertarikan Arsenal terhadap Kim cukup mengejutkan. Cedera Hincapie memang membuat Mikel Arteta kehilangan salah satu pilihan di lini belakang selama beberapa pekan, tetapi Arsenal dinilai masih memiliki kedalaman skuad yang memadai untuk posisi bek tengah.
Persoalan lainnya terletak pada karakteristik pemain. Kim merupakan bek tengah berkaki kanan, sedangkan Hincapie bukan pemain yang bisa begitu saja digantikan dengan profil serupa tanpa mempertimbangkan kebutuhan taktik tim.
Arsenal juga telah merekrut Ezri Konsa pada musim panas. Kehadiran mantan bek Aston Villa itu menambah pilihan Arteta di sektor bek tengah kanan, yang sebelumnya sudah cukup padat.
Dengan kondisi tersebut, perekrutan Kim senilai 40 juta euro atau sekitar Rp790 miliar belum tentu menjadi langkah paling mendesak bagi Arsenal. Klub harus mempertimbangkan kebutuhan skuad dan persaingan di posisi yang sama sebelum mengambil keputusan.
Bayern Munchen Bisa Halangi Transfer
Harga yang dipatok Bayern memang membuka peluang bagi klub peminat untuk merekrut bek berpengalaman tersebut. Akan tetapi, laporan terbaru yang dikutip dalam pemberitaan itu menyebut Vincent Kompany ingin menghalangi kepergian pemain pada pertengahan musim.
Keinginan Kompany tersebut bisa menjadi kendala bagi Arsenal jika mereka benar-benar mengajukan tawaran pada Januari. Bayern harus mempertimbangkan dampak kehilangan pemain di tengah kompetisi sebelum menyetujui penjualan.
Arsenal juga bukan satu-satunya klub yang dikaitkan dengan Kim. Identitas seluruh pesaing The Gunners belum diungkapkan dalam laporan Daily Briefing, tetapi pemberitaan terbaru menyebut minat cukup besar datang dari sesama klub Liga Inggris.
Aston Villa dan Tottenham Hotspur termasuk dua klub yang disebut berpotensi mengejar tanda tangan Kim. Persaingan tersebut membuat peluang Arsenal mendapatkan sang bek tidak bisa dianggap mudah, terlebih jika Bayern tetap berusaha mempertahankannya hingga akhir musim.


