Arsenal belum selesai berburu pemain sebelum bursa transfer ditutup. Nama Julian Alvarez kini berada di antara target yang paling serius, bahkan The Gunners disebut siap melakukan segala cara untuk memboyong penyerang Atletico Madrid tersebut.
Masalahnya bukan pada kesanggupan Arsenal memenuhi tuntutan Atletico. Hambatan terbesar justru datang dari Alvarez sendiri. Sang pemain masih lebih memilih Barcelona sebagai tujuan berikutnya.
Arsenal menunggu keputusan Julian Alvarez
Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Arsenal tetap memantau situasi Alvarez dan memiliki keyakinan dapat mencapai kesepakatan biaya dengan Atletico Madrid.
Namun, Arsenal belum mengajukan penawaran resmi. Klub London itu menunggu Alvarez memberikan lampu hijau terlebih dahulu.
Posisi sang pemain menjadi sangat penting. Sejauh ini, Alvarez disebut hanya menginginkan Barcelona. Karena itu, Arsenal tidak ingin bergerak terlalu jauh sebelum mengetahui apakah penyerang Argentina tersebut bersedia membuka kemungkinan pindah ke Emirates Stadium.
Jurnalis Ben Jacobs membawa kabar serupa. Dalam buletin GiveMeSport, ia menyebut Arsenal siap go all in meski peluangnya disebut hanya 1 persen.
Bagi Arsenal, kecilnya peluang bukan alasan untuk berhenti mencoba.
Jacobs juga menyebut pembicaraan dengan Atletico berada dalam situasi sulit dan tegang. Arsenal bahkan telah menggelar pertemuan pada pekan lalu.
Keyakinan Jacobs cukup jelas. Jika Alvarez akhirnya memberikan persetujuan, Arsenal diyakini akan langsung bergerak untuk mendapatkan tanda tangannya, terlepas dari pernyataan publik Atletico Madrid.
Atletico Tolak Jual Alvarez ke Barcelona
Situasi Alvarez di Atletico membuat saga ini semakin menarik.
Dalam podcast tidak resmi Arsenal, Seeing Red, Tom Canton menyoroti sambutan dingin yang diterima Alvarez dari fans di Madrid. Sang pemain bahkan mendapat siulan setelah secara tegas menyatakan keinginannya untuk pindah ke Barcelona setelah Piala Dunia.
Atletico sendiri sudah menegaskan bahwa Alvarez tidak akan dijual ke Barcelona.
Kondisi tersebut membuka celah bagi Arsenal. Canton menilai The Gunners menjadi satu-satunya tujuan realistis yang bisa memenuhi biaya transfer sekaligus gaji Alvarez.
Itulah alasan Arsenal masih melihat peluang, meski sang pemain belum memberikan sinyal positif.
Alan Shearer juga melihat kesempatan tersebut. Dalam podcast The Rest Is Football, ia mendukung Arsenal untuk mencoba menyergap Alvarez pada hari-hari terakhir bursa transfer, terutama karena Atletico menolak melepas sang pemain ke Barcelona.
Menurut Shearer, jika Arsenal berhasil memanfaatkan celah kecil itu, kedatangan Alvarez bisa semakin memperkuat persaingan gelar Premier League.
Micah Richards memiliki pandangan yang sejalan. Ia menilai Arsenal membutuhkan seorang striker dan melihat situasi Alvarez di Atletico sebagai peluang yang bisa dimanfaatkan.
Alvarez yang disebut tidak bahagia dan mendapat cemoohan fans bisa saja berubah pikiran jika Arsenal datang dengan tawaran yang tepat.
Arsenal Cari Kualitas, Bukan Hanya Tambah Pemain
Manuver mengejar Alvarez juga sesuai dengan pendekatan Arsenal pada bursa transfer kali ini.
Setelah memenangkan gelar Liga Inggris musim lalu, The Gunners memilih memperkuat skuad dengan kualitas dibanding sekadar menambah jumlah pemain.
Bruno Guimaraes dan Christos Tzolis sudah didatangkan untuk menggantikan Christian Norgaard dan Leandro Trossard. Ezri Konsa juga bergabung untuk menambah kedalaman lini belakang setelah cedera yang dialami William Saliba.
Kini fokus Arsenal mengarah ke lini serang.
Klub membutuhkan pemain tambahan yang bisa beroperasi di sisi kiri atau memiliki fleksibilitas untuk memainkan beberapa posisi. Alvarez masuk dalam kategori tersebut.
Namun, John Cross mengingatkan ada persoalan taktik yang harus diperhitungkan.
Cross menilai Alvarez memang akan menjadi rekrutan bagus karena fleksibilitasnya. Tetapi ia lebih melihat pemain Argentina itu sebagai gelandang tengah murni ketimbang penyerang sayap kiri.
Jika Alvarez ditempatkan di kiri sementara Viktor Gyokeres bermain di tengah, Cross menilai keseimbangan Arsenal justru bisa terganggu.
Pandangan tersebut membuat transfer Alvarez bukan sekadar persoalan apakah Arsenal mampu mendapatkannya. Ada juga pertanyaan mengenai bagaimana ia akan digunakan setelah bergabung.
Kenan Yildiz dan Iliman Ndiaye Masih Masuk Radar
Alvarez bukan satu-satunya nama yang disukai Arsenal.
Ben Jacobs menyebut Kenan Yildiz dari Juventus juga masuk dalam perhatian The Gunners. Hanya saja, Juventus menegaskan tidak ingin menjual pemain tersebut pada hari-hari terakhir bursa transfer.
Iliman Ndiaye juga masih menjadi nama yang patut dipantau.
Meski begitu, Jacobs merasakan Arsenal benar-benar ingin memusatkan perhatian pada Alvarez. Klub tampaknya melihat pemain Atletico tersebut sebagai target yang paling layak diperjuangkan sampai akhir.
Spekulasi mengenai Viktor Gyokeres juga sempat muncul setelah sang pemain tidak dimainkan pada akhir pekan lalu. Namun, pihak klub menanggapi isu tersebut dengan dingin dan menegaskan bahwa absennya Gyokeres bukan indikasi kepindahan.
Tom Canton bahkan melihat Arsenal masih bisa membuat kejutan besar sebelum bursa transfer berakhir jika Alvarez memberikan sinyal positif.
John Cross punya peringatan berbeda. Menurutnya, transfer sebesar ini membutuhkan momentum dan waktu. Prosesnya tidak bisa tiba-tiba selesai hanya karena lampu hijau muncul pada hari terakhir bursa.
Opini
Arsenal punya alasan kuat untuk berusaha keras mendatangkan Julian Alvarez, tetapi transfer ini tidak boleh dilakukan hanya karena kesempatan sedang terbuka semata.
Kualitas jelas bukan persoalannya. Fleksibilitasnya menjadi salah satu alasan Arsenal begitu tertarik. Ia juga datang dengan status sebagai pemain yang bisa mengisi kebutuhan lini serang.
Persoalan sebenarnya adalah keinginan sang pemain sendiri.
Alvarez masih mengutamakan pindah ke Barcelona. Jika pendirian itu tidak berubah, Arsenal akan sulit memaksakan transfer sekalipun mereka mampu memenuhi tuntutan Atletico.
Ada satu hal lain yang juga layak diperhatikan: posisi bermain.
Jika Arsenal mendatangkan Alvarez tetapi kemudian menempatkannya di sayap kiri sementara Gyokeres menjadi penyerang tengah, pertanyaan mengenai keseimbangan tim memang masuk akal.
Arsenal tidak membutuhkan transfer besar hanya demi nama besar. Pemain tersebut harus benar-benar cocok dengan kebutuhan tim.

