
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea tampaknya mulai menemui titik terang. Aston Villa disebut sudah mengajukan proposal untuk memboyong winger berusia 22 tahun itu dengan status pinjaman, lengkap dengan opsi yang bisa berubah menjadi kewajiban membeli di akhir masa peminjaman.
Langkah itu muncul setelah Garnacho dipastikan tidak lagi menjadi bagian utama dalam rencana Chelsea usai musim pertamanya di Stamford Bridge berjalan jauh dari harapan.
Chelsea Siap Lepas Garnacho
Menurut laporan ESPN, Chelsea telah memberi lampu hijau kepada Garnacho untuk mencari klub baru. Sang pemain juga ingin segera hengkang setelah gagal memberikan pengaruh besar bagi performa tim sepanjang musim lalu.
Bahkan sejak awal Juli, Garnacho tidak ikut melapor dalam sesi latihan pramusim. Keputusan tersebut diambil atas kesepakatan antara pemain dan klub agar fokus sepenuhnya tertuju pada penyelesaian masa depannya.
Chelsea sendiri dikabarkan memasang nilai transfer sekitar Rp939 miliar untuk melepas Garnacho secara permanen.
Kurang Menit Bermain Jadi Alasan Utama
Sebelum bursa transfer berjalan, Garnacho sudah mendapat penjelasan bahwa dirinya tidak dijamin memperoleh tempat reguler di tim utama Chelsea. Situasi itulah yang akhirnya membuka jalan bagi kemungkinan berpisah pada musim panas ini.
Ketertarikan terhadap Garnacho datang dari sejumlah klub. Selain Aston Villa, beberapa peminat berasal dari sesama klub Liga Inggris, Italia, negara-negara Eropa lainnya, hingga Arab Saudi.
Meski begitu, hubungan antara Chelsea dan Garnacho disebut tetap berjalan baik. Tidak ada persoalan internal yang menjadi penyebab keputusan berpisah. Faktor terbesar adalah kebutuhan sang pemain untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak.
Di internal Chelsea pun ada harapan agar proses transfer Garnacho bisa segera rampung sehingga semua pihak memperoleh kepastian sebelum musim baru dimulai.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!
