Krisis lini depan menghantam Manchester United di tengah perjuangan Michael Carrick membenahi performa tim. Penyerang andalan Setan Merah, Benjamin Sesko, dipastikan absen hingga setidaknya Januari akibat cedera tulang kering yang tak kunjung pulih.
Dilansir dari The Athletic, tim medis Man United memutuskan striker berusia 23 tahun itu wajib menjalani istirahat total. Sesko sejatinya sempat tampil dalam enam laga musim ini meski melewatkan seluruh tur pramusim, namun cederanya kambuh saat Setan Merah kalah 2-3 dari Brighton di Carabao Cup pada September lalu.
Masalah pada tulang kering penyerang bertinggi 1,95 meter itu bermula pada akhir musim lalu. Sesko sempat memaksakan bermain demi mengunci tiket Liga Champions bagi Red Devils.
Namun, dorongan bek Liverpool Ibrahima Konate yang membuatnya terlempar keluar lapangan di Old Trafford pada kemenangan 3-2 Mei lalu memperparah kondisi kakinya. Insiden tersebut memaksa bomber Slovenia itu menepi di tiga laga pamungkas musim lalu.
Man United kala itu memilih jalan konservatif dengan mengistirahatkan sang pemain ketimbang mengambil tindakan operasi. Kendati demikian, pemulihan tanpa operasi tersebut belum membuahkan hasil maksimal hingga memaksa Sesko menepi lebih lama untuk memulihkan kebugarannya secara total.
Kehilangan Sesko menjadi pukulan telak mengingat kontribusinya sejak diboyong dari RB Leipzig senilai Rp1,5 triliun (74 juta pound). Bomber jangkung itu mengepak 12 gol di musim debutnya, termasuk 11 gol di pentas Premier League.
Pada musim ini, Sesko sempat mencetak gol saat Man United ditahan imbang Everton 2-2 serta saat membantai Sabah 4-0 di Liga Champions. Absennya sang penyerang memaksa Carrick memasang Bryan Mbeumo sebagai penyerang tengah utama menyusul kegagalan klub mendaratkan striker baru pada bursa transfer lalu.


