Liverpool dilaporkan sudah mencapai kesepakatan secara prinsip untuk mendatangkan winger Paris Saint-Germain, Bradley Barcola. Nilai transfernya disebut mencapai sekitar Rp2,7 triliun, dengan sekitar Rp2,25 triliun dijamin dibayar di muka.
Kesepakatan tersebut masih belum dituangkan dalam dokumen resmi. Laporan The Athletic menyebut kedua klub baru mencapai kesepakatan verbal, sementara sejumlah rincian penting ditargetkan rampung pada Kamis pagi.
Jika transfer benar-benar selesai, Barcola berpeluang mengisi posisi yang ditinggalkan Mohamed Salah setelah sang bintang meninggalkan Anfield pada awal musim panas.
Barcola Datang Dengan Catatan Impresif
Liverpool tidak mengincar pemain dengan reputasi kosong.
Musim lalu, Barcola mencatat 49 penampilan bersama PSG. Pemain berusia 23 tahun itu menghasilkan 13 gol dan tujuh assist ketika klub asal Paris tersebut meraih gelar Ligue 1 sekaligus Liga Champions.
Kontribusinya juga berlanjut bersama Prancis. Barcola tampil dalam seluruh delapan pertandingan Piala Dunia selama musim panas dan mencetak tiga gol.
Catatan tersebut membuat Barcola cukup masuk akal untuk diproyeksikan sebagai penerus Salah. Ia memiliki pengalaman bermain di level tertinggi dan datang setelah menjalani musim yang produktif bersama PSG.
Namun, kedatangannya bukan cuma soal mencari pengganti Salah.
Transfer ini berpotensi mengubah persaingan di lini depan Liverpool.
Cody Gakpo dan Lewis Koumas Bisa Terkena Dampaknya
Nama Cody Gakpo sebelumnya berulang kali dikaitkan dengan Tottenham Hotspur dan Manchester City sepanjang musim panas.
Kedatangan Barcola bisa membuat situasi tersebut semakin menarik. Persaingan untuk mendapatkan tempat di lini depan Liverpool bakal semakin ketat jika winger asal Prancis itu benar-benar tiba di Anfield.
Lewis Koumas juga menghadapi persoalan serupa.
Pemain Wales berusia 20 tahun tersebut baru saja mendapatkan momen penting dalam kariernya. Ia menjalani debut di Premier League akhir pekan lalu ketika Liverpool bermain imbang 2-2 melawan Newcastle United di St James’ Park.
Bagi Koumas, debut itu bukan sekadar penampilan beberapa menit.
Ia mengatakan kepada Liverpoolfc.com bahwa momen tersebut sangat emosional. Sang ibu selama ini selalu mengantarnya ke setiap sesi latihan sejak ia masih berada di Crewe dan Tranmere.
Koumas bahkan menyebut ibunya sebagai sosok yang layak mendapat ucapan terima kasih atas pencapaiannya hingga titik tersebut. Ia juga merasa sangat bahagia karena sang ibu bisa menyaksikan langsung momen membahagiakan bagi keluarganya.
Kini, situasinya berubah.
Barcola bermain di posisi yang sama dengan Koumas. Artinya, apabila transfer tersebut terealisasi, jalan Koumas untuk mendapatkan kesempatan tampil bisa menjadi lebih sulit.
Opini
Dari sisi kebutuhan tim, Barcola punya modal kuat. Ia datang dengan pengalaman 49 pertandingan, torehan 13 gol dan tujuh assist bersama PSG, plus pengalaman besar di level internasional bersama Prancis.
Namun, kasus Koumas patut diperhatikan.
Ia baru mendapatkan debut Premier League setelah perjalanan panjang bersama keluarganya. Kedatangan pemain di posisi yang sama bisa membuat perkembangannya lebih sulit jika menit bermain ikut berkurang.
Jika kesepakatan verbal dengan PSG benar-benar berubah menjadi transfer resmi, persaingan di lini depan Liverpool bakal memiliki wajah baru.

