Site icon Gilabola.com

Bruno Fernandes Bongkar Kesalahan Manchester United Saat Dipermak The Tigers

Bruno Fernandes pemain Manchester United saat laga melawan Hull City

Manchester United langsung mendapat tamparan keras pada awal kampanye Liga Inggris. Kekalahan 0-2 dari tim promosi Hull City pada Sabtu membuat Bruno Fernandes tak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya.

Bukan hanya hasil akhir yang membuat kapten United kecewa. Fernandes melihat timnya kembali melakukan kesalahan yang sama seperti musim lalu, terutama ketika bermain tandang.

Fernandes Soroti Kesalahan yang Terulang

United sebenarnya menguasai bola dalam pertandingan tersebut. Masalahnya, dominasi itu tidak banyak menghasilkan ancaman.

Dua percobaan Bryan Mbeumo menjadi peluang yang cukup menonjol, tetapi keduanya masih bisa diamankan dengan mudah. Hull justru lebih efektif. Dua gol mereka lahir dari situasi bola mati pada babak pertama, lalu keunggulan tersebut mampu dipertahankan dengan nyaman.

Fernandes mengaku sudah mengetahui sebelum laga bahwa bola mati bakal menjadi bagian penting dari permainan Hull.

Menurutnya, United terlalu banyak memberikan bola kepada lawan pada 20 menit pertama. Bahkan, ia melihat penjaga gawang menjadi pemain yang paling sering menyentuh bola pada periode tersebut.

Fernandes meminta rekan-rekannya bermain lebih agresif dan meningkatkan tekanan. Antisipasi terhadap bola mati juga harus diperbaiki agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Hull sendiri tampil dengan pendekatan berbeda. Mereka sebelumnya bermain menggunakan empat bek sepanjang pramusim, tetapi menghadapi United dengan lima bek. Tambahan pemain di belakang itu membuat mereka memiliki lebih banyak tinggi badan ketika menghadapi situasi bola mati.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Bagi Fernandes, kekalahan tersebut tetap menjadi sumber frustrasi terbesar.

Ia memahami bagaimana motivasi Hull sebagai tim promosi ketika tampil di kandang sendiri. Namun, United tetap harus mampu menyamai intensitas dan agresivitas lawan.

Menurut Fernandes, hal itu sebenarnya sudah dilakukan dalam permainan terbuka. Dua situasi bola mati menjadi pembeda yang akhirnya membuat United pulang tanpa poin.

Debut Carrick Berakhir dengan Kekalahan

Pertandingan ini sekaligus menjadi laga pertama Michael Carrick sebagai manajer tetap Manchester United.

Situasinya berbeda jauh dibandingkan ketika Carrick membawa United finis di posisi ketiga musim lalu setelah dipercaya sebagai manajer interim pada Januari. Kali ini, awal era permanennya justru dimulai dengan kekalahan.

Carrick mengakui ada beberapa hal yang berjalan cukup baik. Namun, ia juga melihat banyak aspek yang harus diperbaiki.

Menurutnya, kebobolan lebih dulu membuat pekerjaan United menjadi jauh lebih sulit. Ia menilai pertandingan tersebut tipikal laga tandang melawan tim promosi yang bermain di hadapan pendukung sendiri.

Setelah tertinggal, United memang memiliki beberapa momen dan peluang. Hanya saja, tim tersebut tidak memiliki percikan yang cukup untuk mengubah momen itu menjadi gol atau menciptakan peluang lebih banyak.

Carrick mengaku sangat kecewa dengan hasil pertandingan.

Meski begitu, ia tidak ingin kekalahan tersebut memengaruhi mentalitas tim. Carrick juga memilih tidak mengungkap secara terbuka area spesifik yang harus diperbaiki. Menurutnya, hal tersebut akan dibahas dan diselesaikan secara internal saat latihan.

Rekrutan Baru Belum Memberi Dampak

Awal buruk United juga diwarnai debut mengecewakan dua rekrutan baru, Youri Tielemans dan Andrey Santos.

Marcus Rashford kemudian masuk dari bangku cadangan pada awal babak kedua. Namun, kehadirannya belum mampu mengubah jalannya pertandingan.

United akhirnya harus menerima kekalahan 0-2.

Carrick tidak ingin hasil tersebut mengubah arah yang sedang dibangun klub. Ia menilai peningkatan akan datang seiring semakin solidnya kekuatan grup.

Baginya, laga melawan Hull tidak boleh diabaikan. Kekalahan ini harus menjadi pelajaran bagi tim, meski baru satu pertandingan yang dimainkan pada awal musim.

Carrick meminta para pemain tetap tenang, berada dalam lingkungan internal mereka dan langsung mengalihkan perhatian ke persiapan menghadapi pertandingan berikutnya.

Exit mobile version