Site icon Gilabola.com

Chelsea Bisa Berubah Total! Ini Susunan Pemain Andai Fabregas Jadi Pelatih

Taktik dan Prediksi Line-up Chelsea Versi Cesc Fabregas

Chelsea memutus kontrak pelatih Liam Rosenior setelah rentetan lima kekalahan tanpa mencetak gol. Mantan gelandang The Blues, Cesc Fabregas, yang kini menangani Como 1907, masuk dalam daftar kandidat pengganti.

Rosenior datang ke Stamford Bridge pada Januari, namun setelah awal yang sempat menjanjikan, ia harus angkat kaki. Kekalahan 0-3 dari Brighton pada Selasa waktu setempat atau Rabu WIB menjadi titik akhir, terutama karena timnya tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.

Sejumlah nama mulai dikaitkan sebagai suksesor. Fabregas menjadi salah satu yang diperhitungkan setelah performanya di Italia cukup mengesankan. Tim asuhannya bahkan berpeluang lolos ke Liga Champions UEFA meski baru promosi ke Serie A pada 2024.

Pelatih asal Spanyol itu pernah membela Chelsea hampir lima musim setelah bermain untuk Arsenal dan Barcelona. Ia mempersembahkan dua gelar liga Inggris dan satu Piala FA selama kariernya di London barat. Berikut gambaran bagaimana ia bisa menyusun tim jika mengambil alih kursi pelatih.

Fleksibilitas Taktik Jadi Ciri Khas

Formasi yang digunakan Fabregas di Italia sangat dinamis. Secara dasar, ia memakai pola 4-2-3-1 dengan satu penyerang, empat bek, serta satu gelandang bertahan dalam struktur lini tengah berbentuk kotak. Namun, susunan ini cepat berubah saat pertandingan berjalan.

Ketika menguasai bola, timnya memusatkan permainan di tengah. Dua pemain sayap masuk ke area tengah dan berperan seperti gelandang serang, sementara bek sayap naik membantu serangan.

Dalam fase menyerang, pola berubah menjadi 4-2-2-2 untuk menembus garis pertahanan lawan, terutama saat serangan balik. Saat mengontrol bola lebih lama, timnya kerap bertransformasi ke 4-1-4-1, dengan bek sayap bergerak lebih ke dalam dan pemain sayap turun membantu.

Fabregas juga fleksibel saat membangun serangan dan tidak ragu mengubah pendekatan. Pada leg kedua semifinal Coppa Italia melawan Inter, ia sempat menggunakan lima bek untuk meredam ancaman wing-back lawan.

Fondasi Skuad Sudah Tersedia

Jika pelatih berusia 38 tahun itu benar-benar menangani Chelsea, kemungkinan besar ia akan memakai formasi 4-2-3-1 sebagai sistem utama. Komposisi pemain yang ada dinilai cukup mendukung.

Di bawah mistar, Robert Sanchez berpotensi tetap menjadi pilihan utama. Untuk posisi bek sayap, Reece James di kanan dan Marc Cucurella di kiri dianggap ideal.

Di lini tengah, Moises Caicedo dan Enzo Fernandez dapat membentuk kombinasi yang sesuai dengan kebutuhan taktik Fabregas.

Sementara itu, Cole Palmer dan Joao Pedro berpotensi menjadi bagian penting di lini depan, dengan Joao Pedro beroperasi sebagai penyerang kedua.

Tiga Tambahan untuk Sempurnakan Skuad

Ada beberapa sektor yang masih bisa diperkuat. Nico Paz menjadi sosok kunci di Como dan kemungkinan besar akan dibawa jika Fabregas pindah.

Di lini depan, Tasos Douvikas saat ini menjadi ujung tombak di klub Italia tersebut. Fabregas menginginkan penyerang dengan etos kerja tinggi, agresif saat menekan, dan kuat dalam duel. Liam Delap sebenarnya memiliki karakter tersebut, tetapi performanya belum memuaskan.

Alternatif lain adalah Igor Thiago dari Brentford yang telah mencetak 21 gol di liga musim ini. Meski berpotensi mahal, ia dinilai cocok dengan gaya bermain Fabregas.

Di posisi bek tengah, Trevoh Chalobah menunjukkan potensi besar. Ia bisa dipasangkan dengan Alessandro Bastoni yang dikabarkan berpeluang meninggalkan Inter.

Prediksi Susunan Pemain Chelsea

(4-2-3-1): Sanchez; James, Chalobah, Bastoni, Cucurella; Caicedo, Fernandez; Paz, Palmer, Joao Pedro; Thiago.

Exit mobile version