Manchester United mengambil langkah yang cukup menarik setelah memastikan kembali tampil di Liga Champions musim 2026-27. Dampaknya ternyata tidak hanya dirasakan tim utama, tetapi juga menjalar hingga ke level akademi klub.
Setelah tim senior mengamankan tiket ke kompetisi elite Eropa, skuad U-19 Manchester United otomatis kembali berpartisipasi di UEFA Youth League. Situasi tersebut membuat jadwal pertandingan para pemain muda Setan Merah berpotensi semakin padat sepanjang musim.
Jadwal Akademi Dinilai Terlalu Padat
Manajemen Manchester United kemudian melakukan evaluasi internal terhadap program pertandingan kelompok Professional Development Phase (PDP). Dari hasil pembahasan tersebut, klub memutuskan menarik diri dari EFL Trophy dan National League Cup untuk musim mendatang.
Keputusan ini diambil karena para pemain muda United sebelumnya berpotensi tampil di berbagai ajang sekaligus. Selain UEFA Youth League, mereka juga dijadwalkan bermain di Premier League 2, Premier League International Cup, EFL Trophy, National League Cup, U18 Premier League, serta FA Youth Cup.
Manchester United sebenarnya sudah menjadi peserta EFL Trophy sejak 2019. Sementara National League Cup baru mereka ikuti untuk pertama kalinya pada musim lalu.
Fokus pada Perkembangan Individu Pemain
Menurut laporan Manchester Evening News, United memilih tetap bertahan di Premier League International Cup karena kompetisi tersebut menawarkan lawan yang lebih beragam. Akademi Setan Merah bisa menghadapi tim-tim muda dari berbagai negara dengan karakter permainan yang berbeda.
Salah satu pertandingan yang dianggap memberi manfaat besar adalah saat menghadapi Real Madrid di Old Trafford musim lalu. Laga tersebut dinilai menjadi ujian penting bagi perkembangan para pemain muda klub.
Selain mengurangi jumlah pertandingan, Manchester United juga diperkirakan akan memiliki skuad U-21 yang lebih kecil pada musim ini. Klub tetap memburu talenta muda terbaik, tetapi proses perekrutan akan dilakukan dengan lebih selektif.
Pendekatan baru tersebut diharapkan memberi ruang lebih besar bagi pengembangan individu pemain. Waktu latihan akan bertambah, sementara para pemain muda berbakat juga memiliki peluang lebih banyak untuk berlatih bersama tim utama dibanding harus terus bermain dalam jadwal kompetisi yang sangat padat.
Pihak internal Old Trafford menegaskan bahwa klub tetap menghargai EFL Trophy maupun National League Cup. Mereka menilai kedua turnamen tersebut tetap memberikan pengalaman berharga bagi para pemain akademi.
Manchester United berencana melakukan evaluasi ulang terhadap program pertandingan menjelang musim 2027-28. Bukan tidak mungkin mereka kembali berpartisipasi di kedua kompetisi tersebut pada masa mendatang.
Keputusan Manchester United masuk akal.
Terlalu banyak pertandingan di level akademi tidak selalu berujung positif bagi perkembangan pemain muda.
Dengan mengurangi jumlah kompetisi, klub bisa memberikan lebih banyak waktu latihan dan kesempatan berinteraksi dengan tim utama.
Jika tujuan akhirnya adalah menghasilkan pemain yang siap menembus skuad senior, kualitas pengembangan tampaknya memang lebih penting dibanding sekadar menambah jumlah pertandingan.

