Site icon Gilabola.com

Ejekan Hincapie ke Fans Manchester City Warnai Pesta Juara Arsenal

Piero Hincapie ejek fans Manchester City

Gilabola.com – Arsenal akhirnya menuntaskan penantian panjang mereka. Bukan cuma soal trofi Liga Inggris pertama dalam 22 tahun, tapi juga jawaban atas semua sindiran soal mental “botol” yang terus mengikuti mereka sepanjang musim.

Dan di tengah pesta itu, Piero Hincapie ikut mencuri perhatian.

Bek asal Ekuador tersebut terlihat melakukan selebrasi yang langsung viral di media sosial usai Arsenal resmi mengunci gelar Premier League musim ini pada Rabu dini hari WIB.

Kepastian juara didapat setelah Manchester City gagal menang saat bertandang ke markas Bournemouth. Laga yang wajib dimenangkan tim asuhan Pep Guardiola itu cuma berakhir 1-1.

Hasil tersebut datang sehari setelah Arsenal menang tipis 1-0 atas Burnley di Emirates Stadium.

Selisih empat poin di puncak klasemen membuat City tak lagi punya kesempatan mengejar Arsenal karena musim tinggal menyisakan satu pertandingan.

Selebrasi Arsenal Pecah di London Colney

Para pemain dan staf Arsenal berkumpul bersama di Sobha Realty Training Centre, London Colney, untuk menyaksikan laga Bournemouth kontra Manchester City.

Begitu peluit akhir dibunyikan di Vitality Stadium, suasana langsung pecah.

Gol Erling Haaland di masa injury time ternyata tidak cukup menyelamatkan City setelah sebelumnya Bournemouth unggul lewat Eli Junior Kroupi.

Teriakan “champions” terdengar di ruang para pemain Arsenal. Hincapie termasuk yang paling ekspresif malam itu.

Bek berusia 22 tahun tersebut melompat sambil memegang botol minum kecil berlogo Arsenal. Lalu ia pura-pura meminumnya di depan rekan-rekannya.

Aksi itu bukan tanpa alasan.

Balasan untuk Fans Man City

Selebrasi Hincapie dianggap sebagai balasan terhadap seorang fans Manchester City yang sempat viral bulan lalu.

Saat City menang 3-0 atas Chelsea di Stamford Bridge pada 12 April lalu, suporter tersebut terlihat pura-pura minum dari botol sambil mengejek Arsenal yang disebut sedang menuju kegagalan dalam perebutan gelar.

Ketika itu Arsenal memang baru kalah mengejutkan dari Bournemouth di kandang sendiri.

City lalu memangkas jarak menjadi enam poin dengan satu laga simpanan sebelum akhirnya menang 2-1 atas Arsenal di Etihad Stadium dan sempat naik ke puncak klasemen.

Namun Arsenal bangkit di momen krusial.

Tim asuhan Mikel Arteta menyapu bersih empat laga Premier League terakhir mereka dan akhirnya memastikan trofi liga kembali ke London Utara untuk pertama kalinya sejak era “Invincibles” musim 2003/04 bersama Arsene Wenger.

Musim Arsenal sendiri belum selesai. Mereka masih akan menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions yang digelar di Budapest pada 30 Mei mendatang.

Opini Gilabola.com: Selebrasi kecil seperti yang dilakukan Hincapie memang sederhana, tapi itu gambaran betapa besar tekanan yang diterima Arsenal sepanjang musim. Mereka terus dicap bakal gagal lagi.

Justru karena itu, momen juara kali ini terasa jauh lebih emosional bagi skuad Arsenal. Dan Hincapie tampaknya menikmati detik balas dendam tersebut.

Exit mobile version