
Gilabola.com – Nama Christos Tzolis mulai ramai dibicarakan lagi di Inggris. Bedanya, kali ini bukan karena masa sulitnya bersama Norwich City.
Penyerang asal Yunani itu justru sedang jadi incaran serius tiga klub besar Premier League sekaligus: Arsenal, Chelsea, dan Manchester United. Ketiganya dikabarkan makin agresif memantau situasi sang pemain setelah performanya meledak bersama Club Brugge.
Akhir pekan kemarin jadi salah satu momen yang makin memanaskan perburuan itu.
Perwakilan Arsenal, Chelsea, dan MU hadir langsung saat Club Brugge menghancurkan Union SG 5-0. Tzolis tampil brutal. Satu gol dan tiga assist lahir dari kakinya dalam laga tersebut.
Performa itu makin memperkuat reputasinya sebagai salah satu penyerang paling produktif di luar liga elite Eropa saat ini.
Karier Tzolis Berubah Total Setelah Tinggalkan Norwich
Karier Tzolis sempat terlihat meredup setelah gagal bersinar di Norwich City. Tapi sejak kembali ke Eropa kontinental, grafiknya naik sangat tajam.
Saat bermain untuk Fortuna Düsseldorf di Bundesliga 2, pemain 24 tahun itu mencetak 24 gol plus 10 assist dalam semusim.
Bersama Club Brugge, Tzolis justru berkembang jadi sosok yang jauh lebih matang. Dalam dua musim terakhir, ia membukukan total 41 gol dan 43 assist. Angka yang membuat banyak klub mulai serius meliriknya menjelang bursa transfer musim panas.
Club Brugge Siap Pecahkan Rekor Transfer Belgia
Club Brugge disebut mulai menerima kemungkinan kehilangan Tzolis musim panas nanti. Minat dari berbagai klub Eropa terus meningkat, terutama dari Inggris.
Namun klub Belgia itu tidak ingin melepasnya dengan harga murah.
Mereka kabarnya akan meminta nilai transfer yang melampaui rekor penjualan tertinggi di Belgia saat ini. Rekor tersebut masih dipegang transfer Charles De Ketelaere ke AC Milan pada 2022 dengan nilai 37,5 juta euro atau sekitar Rp659 miliar.
Bukan cuma klub Inggris yang memantau situasi ini. Sejumlah tim dari Jerman, Italia, dan Spanyol juga terus mengikuti perkembangan Tzolis.
Meski begitu, peluang kembali ke Premier League disebut makin besar karena kekuatan finansial klub-klub Inggris.
Arsenal disebut menyukai fleksibilitas permainan dan produktivitas Tzolis di lini depan. Chelsea melihatnya sebagai proyek jangka panjang dengan potensi besar, sedangkan Manchester United tertarik pada kreativitas dan gaya bermain direct miliknya.
Tzolis sendiri diyakini sudah jauh lebih siap jika harus kembali mencoba peruntungan di Inggris.
Pengalamannya di Jerman dan Belgia disebut membuatnya berkembang secara mental maupun taktik. Sang pemain juga dikabarkan terbuka untuk membuktikan dirinya lagi di Premier League setelah pengalaman pahit bersama Norwich dulu.
Opini Gilabola.com: Christos Tzolis terasa seperti tipe transfer yang mulai sering dicari klub Premier League: belum terlalu mahal, tapi produktivitasnya sudah sangat matang. Kalau benar pindah musim panas nanti, tekanan terbesar justru ada di dirinya sendiri untuk membuktikan bahwa kegagalan di Norwich dulu memang cuma soal timing.
Premier League juga sekarang jauh lebih terbuka untuk pemain yang berkembang lewat Belgia atau Bundesliga 2. Jadi peluang Tzolis sukses kedua kalinya di Inggris jelas tidak bisa diremehkan.
Ikuti Gilabola.com di Google News
