Eberechi Eze tampil mengecewakan saat Arsenal menghadapi Nottingham Forest. Gara-gara performa buruk sang penyerang, penampilan Riccardo Calafiori yang juga jauh dari kata memuaskan justru luput dari sorotan.
Arsenal berhasil membawa pulang kemenangan tipis 1-0 dari markas Nottingham Forest di City Ground, Minggu. Gol Noni Madueke menjadi penentu tiga poin bagi The Gunners.
Madueke sendiri masuk menggantikan Eze pada awal babak kedua. Pergantian itu terbukti tepat karena pemain tersebut kemudian mencetak gol kemenangan sekaligus dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.
Eze cuma bermain selama 45 menit. Pemain timnas Inggris itu hanya menyentuh bola sebanyak 21 kali sebelum ditarik keluar oleh Mikel Arteta.
Penampilannya benar-benar mengecewakan. Eze bahkan terjatuh di kotak penalti lawan setelah menerima situasi yang dibangun Declan Rice. Ia kemudian kehilangan penguasaan bola sehingga memberikan kesempatan bagi Forest untuk melancarkan serangan balik.
Rice terpaksa berlari kembali untuk memperbaiki situasi tersebut. Gelandang Arsenal itu justru melakukan pelanggaran di dekat kotak penalti sendiri sehingga Nottingham Forest mendapatkan tendangan bebas berbahaya.
Statistik Eze Bikin Geleng-geleng Kepala
Catatan statistik Eze selama berada di lapangan memperlihatkan betapa minimnya kontribusi pemain berusia 28 tahun tersebut.
- Sentuhan bola: 21 kali.
- Akurasi umpan: 69 persen.
- Umpan tidak akurat: 4 dari 13 percobaan.
- Peluang tercipta: 0.
- Umpan pemecah garis pertahanan: 1.
- Umpan ke sepertiga akhir lapangan: 0.
- Tembakan: 0.
- Dribel sukses: 0.
- Sentuhan di kotak penalti lawan: 1 kali.
Musim ini memang belum berjalan mulus bagi Eze. Laga melawan Nottingham Forest menjadi kesempatan pertamanya tampil sebagai starter di Premier League, tetapi ia hanya bertahan selama satu babak.
Dengan penampilan tersebut, total menit bermainnya di kasta tertinggi Liga Inggris musim ini baru mencapai 130 menit.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Calafiori Ikut Tampil di Bawah Standar
Perhatian suporter dan pengamat sepak bola wajar tertuju kepada Eze. Apalagi, Madueke yang menggantikannya justru tampil sebagai penentu kemenangan Arsenal.
Akan tetapi, bek asal Italia, Riccardo Calafiori, juga menjalani pertandingan yang tidak terlalu meyakinkan. Penampilannya bahkan berpotensi luput dari perhatian karena buruknya performa Eze lebih banyak dibicarakan.
Evening Standard memberikan nilai 5 dari 10 kepada Calafiori. Media tersebut menilai sang bek tidak memberikan pengaruh berarti dalam serangan Arsenal.
Umpannya yang kurang akurat pada babak pertama juga membuat Nottingham Forest mendapatkan kesempatan melancarkan serangan balik berbahaya. Hubungannya dengan Eze maupun Madueke di sisi kiri dinilai belum terlihat alami.
“Tidak memberikan pengaruh dalam serangan dan umpannya yang ceroboh pada babak pertama memicu serangan balik Forest yang berbahaya. Hubungannya dengan Eze maupun Madueke di sisi kiri belum terlihat alami. Sangat sepi,” demikian penilaian Evening Standard terhadap Calafiori.
Media football.london memberikan nilai 6 kepada bek Italia tersebut. Mereka menyoroti umpan lemah Calafiori yang membuat Gabriel Magalhaes berada dalam situasi sulit pada babak pertama.
Meski sempat membaik setelah jeda, hubungan permainan Calafiori dengan Eze dinilai masih kurang padu. Mikel Arteta bahkan sempat menarik perhatian kedua pemain itu ke pinggir lapangan saat pertandingan terhenti.
Posisi Calafiori Mulai Terancam?
Penilaian GIVEMESPORT juga tidak terlalu menguntungkan Calafiori. Dalam sistem penilaian mereka, sang bek mendapatkan nilai D setelah melakukan kesalahan besar pada babak pertama dan beberapa kali kehilangan penguasaan bola.
Calafiori juga dinilai kesulitan menghadapi Liam Delap yang terus menyerang dari sisi pertahanannya.
Catatan menyerangnya sebenarnya tidak sepenuhnya buruk. Calafiori mencatatkan tiga sentuhan di kotak penalti lawan dan memiliki akurasi umpan mencapai 95 persen, termasuk 11 umpan yang berhasil melewati garis tekanan lawan.
Masalahnya, kontribusi defensifnya terbilang minim. Ia hanya membukukan dua intersepsi dan satu sapuan sepanjang pertandingan.
Penampilan buruk Eze memang membuat Calafiori tidak terlalu banyak dibicarakan. Situasinya kini bisa menjadi perhatian tersendiri bagi bek Italia tersebut.
Pasalnya, Piero Hincapie berpeluang mengambil tempatnya di susunan pemain utama Arsenal. Calafiori pun memiliki alasan untuk waspada jika ingin mempertahankan posisinya di tim asuhan Mikel Arteta.


