
Gilabola.com – Bournemouth berhasil naik ke posisi keenam di Premier League setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Crystal Palace, sekaligus menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Tim berjuluk The Cherries tampil agresif sejak awal menghadapi lawan yang melakukan lima perubahan susunan pemain dibanding kemenangan 3-1 atas Shakhtar Donetsk pada leg pertama semifinal Conference League.
Gol pembuka tercipta dengan cara yang tidak biasa. Upaya Jefferson Lerma dalam menghalau bola dengan sundulan justru berujung gol bunuh diri setelah bola masuk ke gawangnya sendiri.
Keunggulan kemudian bertambah pada menit ke-32 melalui eksekusi penalti Junior Kroupi. Hadiah penalti tersebut memicu perdebatan karena dinilai meragukan. Selanjutnya, Rayan memastikan kemenangan dengan gol ketiga saat laga menyisakan 13 menit waktu normal.
Hasil ini membuat Bournemouth melompati Brighton dan Hove Albion serta Brentford untuk menempati peringkat keenam. Posisi tersebut membuka peluang besar bagi mereka untuk tampil di kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam sejarah klub pada musim berikutnya.
Jalannya Pertandingan
Bournemouth langsung tampil dominan sejak awal dan mendapatkan keuntungan dari situasi yang cukup unik. Palace memberi ruang bagi Evanilson saat situasi sepak pojok. Sundulannya awalnya melebar, namun tekanan dari Kroupi membuat Lerma justru mengarahkan bola ke gawang sendiri. Dean Henderson tidak mampu mencegah bola melewati garis.
Serangan terus berlanjut. Evanilson sempat melepaskan tembakan keras yang melambung, sementara Rayan gagal memaksimalkan peluang dari umpan Alex Jimenez karena sundulannya tidak mengarah tepat sasaran.
Henderson sempat menjaga jarak tetap satu gol setelah menggagalkan peluang Marcus Tavernier. Namun, kesalahan kembali terjadi saat ia gagal mengamankan lemparan jauh setelah bertabrakan dengan Jaydee Canvot. Dalam situasi tersebut, Marcos Senesi terjatuh dan wasit Robert Jones langsung menunjuk titik putih.
Tayangan ulang menunjukkan kontak yang terjadi sangat minim dan tidak disengaja. Meski begitu, keputusan tetap sah setelah dikonfirmasi VAR yang dipimpin Peter Bankes. Kroupi sukses menjalankan tugasnya dengan menempatkan bola ke sudut kiri bawah gawang.
Pada babak pertama, Palace tidak mencatatkan satu pun percobaan. Performa mereka sedikit membaik setelah masuknya Tyrick Mitchell, Adam Wharton, dan Ismaila Sarr. Meski demikian, lini belakang mereka tetap kesulitan menghadapi tekanan lawan.
Rayan akhirnya memastikan kemenangan setelah memanfaatkan umpan David Brooks dan melepaskan tembakan akurat ke sudut jauh gawang.
Menjelang akhir laga, Sarr sempat mengenai tiang dan kemudian gagal memaksimalkan peluang berikutnya. Hasil ini menjadi laga yang ingin segera dilupakan oleh tim tamu.
Ikuti Gilabola.com di Google News
