Site icon Gilabola.com

Gol Telat Anton Stach Bawa Leeds United Menang di Kandang The Tricky Trees

Hasil Nottingham Forest vs Leeds United - Liga Inggris 2026-2027

Satu momen bola mati mengubah seluruh cerita di City Ground. Ketika Nottingham Forest terlihat lebih banyak menguasai pertandingan, Anton Stach muncul pada menit ke-88 untuk membawa Leeds United menang 1-0 lewat tendangan bebas.

Gol tersebut terasa kejam bagi Forest. Mereka mengakhiri laga dengan 55 persen penguasaan bola, 12 tembakan, 22 sentuhan di kotak penalti Leeds, bahkan dua kali mengenai tiang gawang. Namun, semua itu tidak cukup menghasilkan gol.

Leeds pulang membawa tiga poin.

Forest Lebih Banyak Menyerang, Leeds Lebih Rapi Bertahan

Forest memang lebih sering menguasai wilayah permainan. Mereka unggul dalam penguasaan bola dan total tembakan, tetapi kesulitan mengubah tekanan menjadi peluang yang benar-benar berbahaya.

Dari 12 tembakan, hanya dua yang mengarah ke gawang. Catatan xG mereka juga hanya 0,65. Leeds malah mencatatkan xG on target 0,48, lebih tinggi dari Forest yang berada di angka 0,33.

Ada perbedaan besar dalam cara kedua tim bermain tanpa bola.

Leeds mencatatkan 19 tekel, lebih dari dua kali lipat milik Forest yang hanya sembilan. Keunggulan paling mencolok terlihat pada intersepsi. Tim tamu mencatatkan 15, sedangkan Forest hanya dua.

Angka itu menggambarkan bagaimana Leeds cukup disiplin membaca arah serangan lawan.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Mereka juga memenangkan 52 persen duel secara keseluruhan dan menguasai 57 persen perebutan bola di bawah. Saat Forest mencoba menekan, Leeds punya kemampuan untuk merebut kembali bola dan memutus aliran serangan.

Hasilnya terlihat jelas setelah jeda.

Kedua tim sama-sama melepaskan tujuh tembakan di babak kedua. Bedanya, Leeds mampu mencatatkan tiga tembakan tepat sasaran, sementara Forest tidak sekalipun berhasil menguji kiper lawan secara langsung.

Anton Stach Menentukan Laga

Di tengah pertandingan yang berjalan ketat, Stach menjadi pemain yang paling mampu memanfaatkan celah kecil.

Tendangan bebas kaki kanannya pada menit ke-88 meluncur ke pojok kiri bawah. Nilai xG dari percobaan tersebut hanya 0,03. Peluang kecil, tetapi hasilnya maksimal.

Stach sendiri mengakhiri pertandingan dengan Rating Sofascore 8,1, tertinggi di antara seluruh pemain.

Kontribusinya bukan hanya gol.

Gelandang Leeds itu melepaskan tiga tembakan, memenangkan sembilan duel dan empat pelanggaran. Dalam bertahan, ia mencatatkan empat intersepsi, tiga tekel, serta empat sapuan.

Ia juga melakukan lima pemulihan bola dan 57 sentuhan.

Akurasi umpannya memang tidak terlalu tinggi, hanya 17 dari 31 umpan yang berhasil. Namun, pengaruhnya terhadap permainan Leeds jauh lebih besar daripada angka tersebut. Ia membantu tim keluar dari tekanan sekaligus memutus serangan Forest.

Dari tiga percobaan, Stach memiliki total xG 0,09. Satu peluang terakhir menjadi penentu pertandingan.

Itulah perbedaan kecil yang akhirnya membuat Leeds menang.

Trafford dan Lini Belakang Leeds Tampil Solid

Leeds tidak tampil dengan sepak bola yang memukau. Tetapi struktur mereka dalam formasi 3-4-2-1 terlihat cukup kokoh.

Bahkan dalam hal upaya masuk ke sepertiga akhir, Leeds sedikit lebih unggul dengan 64 berbanding 61 milik Forest meski kalah penguasaan bola.

James Trafford juga memainkan peran penting. Kiper Leeds tersebut mencatatkan 0,33 goals prevented, satu penyelamatan krusial dan satu sapuan bola udara.

Rating 7,5 menjadi ganjaran atas penampilannya.

Di depannya, Jaka Bijol dan James Justin sama-sama mendapat nilai 7,3, sedangkan Joe Rodon mencatatkan 7,1. Mereka menjadi bagian dari lini pertahanan yang membuat dominasi wilayah Forest tidak berubah menjadi gol.

Leeds bahkan melakukan 31 sapuan sepanjang pertandingan.

Forest sebenarnya punya sejumlah pemain yang tampil cukup baik. James McAtee menjadi pemain dengan Rating Sofascore tertinggi dari kubu tuan rumah, yakni 7,3. Ia menciptakan tiga umpan kunci sebelum digantikan.

Murillo juga tampil kuat dengan rating 7,2, ditopang 10 sapuan dan dua umpan kunci.

Morgan Gibbs-White dan Igor Jesus sama-sama melepaskan tiga tembakan. Igor Jesus bahkan memiliki satu tembakan tepat sasaran. Namun, penyelesaian akhir Forest tetap menjadi masalah.

Forest Punya Tekanan, Tapi Tidak Punya Gol

Pertandingan sejak awal berlangsung sengit.

Ola Aina dan Dominic Calvert-Lewin mendapat kartu kuning lebih awal. Jair kemudian ikut masuk buku catatan wasit setelah turun minum.

Forest lebih agresif pada babak pertama. Mereka menghasilkan lebih banyak tembakan dan sempat mengenai tiang gawang. Leeds, bagaimanapun, mampu mengirim dua tembakan tepat sasaran sebelum jeda.

Pergantian pemain juga tidak banyak mengubah wajah pertandingan. Chris Wood masuk untuk Forest pada menit ke-62, sedangkan Noah Okafor menjadi perubahan penting Leeds empat menit kemudian.

Forest unggul dalam beberapa statistik wilayah. Mereka mencatatkan 25 lemparan ke dalam berbanding 12 milik Leeds dan memenangkan 55 persen duel udara. Mereka juga mencatatkan 74 aksi sukses di area sepertiga akhir dengan tingkat keberhasilan 69 persen.

Namun, permainan menyerang mereka tidak cukup terhubung di dalam kotak penalti.

Empat umpan silang akurat dari 20 percobaan juga menunjukkan masalah lain. Leeds memang hanya menghasilkan tiga umpan silang akurat, tetapi dilakukan dari delapan percobaan. Tim tamu jauh lebih selektif.

Kedua tim sama-sama tiga kali terjebak offside. Hanya satu kesalahan Forest yang tercatat berujung tembakan.

Margin pertandingan memang tipis. Dan pada akhirnya, satu momen bola mati menjadi pembeda.

Exit mobile version