Manchester City dilaporkan terbukti bersalah atas 114 dari 115 dugaan pelanggaran aturan Premier League terkait ketidakberesan finansial pada periode 2009 hingga 2018.
Menurut The Athletic, hukuman terhadap The Citizens belum diketahui. Salah satu kemungkinan yang muncul adalah pencabutan gelar secara retroaktif untuk musim yang masuk dalam penyelidikan.
Jika skenario tersebut terjadi, sejumlah klub bisa mendapatkan gelar secara retroaktif karena berstatus sebagai runner-up pada kompetisi terkait.
City diduga menggelembungkan pemasukan dari kesepakatan sponsorship untuk memperbesar ruang mereka dalam memenuhi aturan Financial Fair Play.
Kasus tersebut bermula dari laporan majalah Jerman Der Spiegel pada November 2018 yang menggunakan informasi dari Football Leaks.
Premier League kemudian mengajukan 115 dakwaan pada Februari 2023. Rinciannya mencakup 54 pelanggaran terkait laporan keuangan, 14 soal laporan pembayaran pemain dan pelatih, lima terkait regulasi UEFA, tujuh soal PSR, serta 35 pelanggaran karena tidak bekerja sama dalam penyelidikan.
Berikut klub yang berpotensi menerima gelar jika sanksi retroaktif diterapkan:
Premier League 2011/12: Manchester United
Man City dan Man United sama-sama mengoleksi 89 poin. City menjadi juara berkat gol dramatis Sergio Aguero melawan QPR pada laga terakhir.
Jika gelar dicabut, Manchester United menjadi juara.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!
Premier League 2013/14: Liverpool
Liverpool menjadi runner-up setelah City mengambil alih puncak klasemen pada akhir musim.
Jika gelar dicabut, The Reds berpotensi mendapatkan gelar Premier League pertama mereka.
Premier League 2017/18: Manchester United
City mencatat 100 poin dan menjadi juara dengan rekor luar biasa. Man United berada di posisi kedua dengan 81 poin.
Jika gelar dicabut, trofi tersebut akan diberikan kepada Setan Merah.
FA Cup 2010/11: Stoke City
City mengalahkan Stoke 1-0 di final melalui gol Yaya Toure pada menit ke-74.
Jika gelar dicabut, Stoke berpotensi meraih trofi FA Cup pertama mereka.
EFL Cup 2013/14: Sunderland
City mengalahkan Sunderland 3-1 di final setelah sempat tertinggal melalui gol Fabio Borini.
Jika gelar dicabut, Sunderland berpotensi mendapatkan gelar EFL Cup pertama dalam sejarah mereka.
EFL Cup 2015/16: Liverpool
City mengalahkan Liverpool melalui adu penalti 3-1 setelah laga berakhir 1-1.
Jika gelar dicabut, Liverpool akan mendapatkan trofi pada lima bulan pertama era Jurgen Klopp.
EFL Cup 2017/18: Arsenal
City membekuk Arsenal 3-0 di final lewat gol Sergio Aguero, Vincent Kompany, dan David Silva.
Jika gelar dicabut, Arsenal berpotensi memberikan trofi kepada Arsene Wenger pada musim terakhirnya sebagai pelatih.
Perlu dicatat, pencabutan gelar kompetisi lain tidak otomatis mengikuti hukuman Premier League. Kompetisi seperti FA Cup dan EFL Cup memiliki badan pengatur berbeda yang harus menerapkan sanksi retroaktif masing-masing.


