Gilabola.com – Kobbie Mainoo dikabarkan telah menyampaikan permintaan resmi kepada Manchester United agar bisa meninggalkan klub lewat status pinjaman sebelum bursa transfer ditutup.
Gelandang muda asal Inggris itu menilai musim ini dirinya membutuhkan kesempatan tampil lebih banyak di lapangan, terutama karena posisinya kini bersaing langsung dengan Bruno Fernandes.
Pelatih Ruben Amorim sebelumnya sudah menegaskan bahwa dalam formasi 3-4-2-1 yang dia terapkan, Mainoo berada dalam jalur persaingan ketat dengan sang kapten tim. Kondisi ini membuat pemain berusia 20 tahun tersebut kesulitan mendapatkan menit bermain di awal musim Liga Inggris.
Pada dua laga pembuka Premier League, yakni kekalahan 0-1 dari Arsenal di Old Trafford serta hasil imbang 1-1 di markas Fulham, Mainoo sama sekali tidak masuk skuad utama.
Kesempatan justru datang di ajang Carabao Cup, ketika dia tampil penuh 90 menit dalam kekalahan mengejutkan dari Grimsby Town melalui babak adu penalti.
Pada babak kedua pertandingan itu, dia sempat dipasangkan dengan Fernandes setelah sang kapten dimasukkan untuk menambah kreativitas permainan Manchester United yang sempat tertinggal 2-0.
Permintaan Pinjaman yang Ditolak Klub
Menurut laporan The Athletic, Mainoo sudah menyampaikan keinginannya agar dipinjamkan ke klub lain. Namun, manajemen Manchester United dengan tegas menyatakan bahwa pemain akademi mereka itu tidak akan dilepas, baik secara permanen maupun sementara.
Klub menilai Mainoo harus tetap berada di skuad utama dan berjuang untuk menembus susunan pemain reguler, apalagi dengan tim yang tidak punya banyak opsi tersedia di lini tengah jika dia pergi.
Mainoo sendiri menegaskan bahwa niatnya bukan untuk meninggalkan Manchester United selamanya, melainkan hanya mencari peluang bermain reguler lewat pinjaman. Dia berharap dapat mengasah pengalaman dalam atmosfer sepak bola yang lebih kompetitif di luar Old Trafford.
Musim lalu, Mainoo mencatatkan 37 penampilan di semua kompetisi, tetapi jumlah menit bermainnya menurun drastis sejak Amorim mengambil alih kursi pelatih menggantikan Erik ten Hag.
Amorim mencoba menempatkannya di berbagai posisi: mulai dari gelandang bertahan, gelandang box-to-box, hingga sebagai bagian dari duo gelandang serang. Bahkan, sang pelatih sempat memainkannya sebagai false nine dalam beberapa laga uji coba.
Situasi yang Masih Menggantung
Dengan bursa transfer musim panas yang akan berakhir pada 1 September mendatang, masa depan Mainoo di Manchester United masih belum sepenuhnya jelas.
Pihak klub tetap ingin mempertahankannya, sementara sang pemain berharap bisa mendapatkan menit bermain secara konsisten. Keputusan ini akan menentukan bagaimana perjalanan kariernya, terutama dalam usianya yang masih sangat muda.
Bagi Mainoo, kesempatan untuk turun secara reguler dianggap penting untuk perkembangan diri. Namun, Manchester United tampaknya masih memandangnya sebagai bagian dari rencana jangka panjang dan menutup pintu untuk opsi pinjaman.