Kontroversi Bernardo Silva Warnai Kemenangan Manchester City atas Brentford

Gilabola.com – Manchester City kembali ke jalur kemenangan setelah menundukkan Brentford dengan skor 3-0 dalam lanjutan Premier League, Minggu dini hari WIB. Hasil tersebut membuat persaingan perebutan gelar semakin ketat dan memberi tekanan kepada Arsenal sebelum bertanding sehari kemudian.

Seluruh gol baru tercipta pada babak kedua. Jeremy Doku membuka keunggulan pada menit ke-60 sebelum Erling Haaland menggandakan skor. Omar Marmoush kemudian memastikan kemenangan lewat gol pada masa injury time.

Kemenangan ini membuat jarak dengan Arsenal sementara menjadi dua poin. Namun, The Gunners masih memiliki satu pertandingan tunda melawan Crystal Palace yang akan dimainkan pada Rabu, 14 Mei WIB.

Tim asal London Utara itu akan kembali melanjutkan perjuangannya di liga dengan menghadapi West Ham di London Stadium pada Minggu malam WIB. Setelah itu, mereka masih menyisakan laga melawan Burnley dan Crystal Palace hingga akhir musim.

Manchester City Kembali Menekan Arsenal

Setelah kehilangan poin penting usai bermain imbang 3-3 di Hill Dickinson Stadium, skuad asuhan Pep Guardiola membutuhkan respons cepat agar tetap memberi tekanan dalam perebutan gelar pada dua pekan terakhir musim ini.

Arsenal kini berada dalam posisi yang tidak boleh terpeleset. Mereka wajib memenangkan tiga laga tersisa jika ingin menjaga peluang menjadi juara liga.

Saat ini, Arsenal mengoleksi 76 poin, sementara Manchester City memiliki 74 poin. Selisih tersebut bisa kembali melebar menjadi empat angka apabila The Gunners mampu mengalahkan West Ham.

Bernardo Silva Lolos dari Hukuman

Bernardo Silva menjadi sorotan pada babak pertama setelah lolos dari kartu merah. Gelandang asal Portugal itu terlihat melakukan gerakan yang mengarah ke Nathan Collins saat terjatuh dalam duel perebutan bola.

Silva tampak memutar tubuh dan mengenai bagian belakang kaki Collins. Bek Brentford itu langsung mengangkat kedua tangan sebagai tanda dirinya tidak melakukan pelanggaran sebelum Silva kembali berdiri dan mendekatinya.

Nico O’Reilly kemudian datang untuk memisahkan keduanya. VAR sempat meninjau insiden tersebut, tetapi menilai kontak yang terjadi tidak cukup keras untuk menghasilkan kartu merah. Wasit Michael Salisbury juga tidak diminta melihat tayangan ulang di monitor pinggir lapangan.

Keputusan itu langsung memicu perdebatan di media sosial, terutama dari pendukung Arsenal. Salah satu pengguna X menilai tindakan Bernardo Silva termasuk kekerasan di lapangan. Sementara pendukung lain menyebut pemain Portugal tersebut kembali lolos dari hukuman yang seharusnya diterimanya.

Ikuti Gilabola.com di Google News