Lampard Manajer Chelsea Hingga Akhir Musim, Enrique Atau Nagelsmann Musim Depan

Gila Bola – Ada perkembangan terbaru seputar pencarian manajer baru bagi Chelsea dengan pakar transfer Italia Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Frank Lampard semakin dekat untuk ditunjuk sebagai bos baru.

Manajer berusia 44 tahun memang saat ini menganggur usai dia dipecat dari pekerjaannya sebagai bos Everton pada 23 Januari 2023 lalu dan kemudian digantikan mantan juru taktik Burnley, Sean Dyche.

Frank Lampard sebelumnya juga pernah melatih Chelsea sejak awal musim 2019/2020, namun dia hanya bertahan hingga 25 Januari 2021 saat dia dipecat untuk digantikan Thomas Tuchel.

Lampard Bos Karetaker

Fabrizio Romano memberitakan bahwa Chelsea sekarang semakin dekat untuk menjadikan Frank Lampard sebagai pelatih karetaker hingga akhir musim, dengan klub memiliki sembilan laga sisa untuk dimainkan di Premier League, selain laga di Liga Champions.

Pakar transfer Italia itu juga mengungkapkan bahwa sang juru taktik berusia 44 tahun sangat siap untuk mengambil pekerjaan dan sudah 100 persen siap ditunjuk sebagai pelatih sementara.

Lampu hijau pada akhirnya akan ada di tangan pemilik klub, namun Fabrizio Romano mengkonfirmasi bahwa Frank Lampard sudah menerima tawaran kontrak sementara hingga Juni mendatang dan diskusi di antara kedua belah pihak berjalan dengan baik.

Enrigue Pelatih Masa Depan

Secara lebih lanjut, jurnalis Italia mengungkapkan bahwa pembicaraan dengan dua calon pelatih permanen, Julian Nagelsmann dan Luis Enrique, masih terus dilakukan oleh pihak Chelsea.

Hanya saja keduanya disiapkan untuk proyek masa depan dan memimpin tim mulai musim baru 2023/2024 saat klub tidak ingin terburu-buru dalam memutuskan siapa manajer terbaik untuk mengambil pekerjaan di Stamford Bridge.

Julian Nagelsmann disebut-sebut sebagai favorit dengan dia juga terbuka untuk bernegoisasi dengan pihak Chelsea, sementara Luis Enrique kabarnya sudah terbang ke London untuk berbicara dengan pihak London Barat.

Keputusan Chelsea

Masuk akal apa yang menjadi keputusan Chelsea ini saat mereka mulai menyadari bahwa finish di empat besar Premier League hampir mustahil, dan setelah kepergian Graham Potter, mereka perlu mencari sosok pelatih yang bisa mendapatkan rasa hormat dari para pemain.

Frank Lampard sebagai salah satu legenda terbesar klub, diharapkan akan mampu memimpin tim dengan baik menuju akhir musim saat The Blues masih terdampar di urutan ke-11 klasemen.

Selanjutnya, entah apakah itu Julian Nagelsmann atau Luis Enrique, Chelsea tidak ingin terburu-buru dan mengulang kesalahan pada penunjukkan Graham Potter saat mereka ingin merencanakan masa depan dengan sebaik mungkin usai investasi besar-besaran di dua jendela transfer terakhir.

advertisement

Ayo join channel whatsapp Gilabola.com untuk mendapatkan update terbaru seputar sepak bola! klik di sini gibolers!