Masa depan Joshua Zirkzee di Manchester United mulai mengarah ke pintu keluar. Penyerang asal Belanda itu dikabarkan semakin dekat kembali ke Serie A setelah Juventus membuka negosiasi yang kini disebut sudah memasuki tahap lanjutan.
Pembicaraan antara kedua klub disebut berjalan positif. Manchester United bahkan sudah mencapai kesepakatan internal untuk mengizinkan Zirkzee pergi dengan status pinjaman, disertai opsi pembelian sebesar 30 juta poundsterling atau sekitar Rp660 miliar.
Juventus Beralih ke Zirkzee Setelah Gagal Rekrut Kolo Muani
Juventus menjadikan Zirkzee sebagai target baru setelah upaya mereka merekrut Randal Kolo Muani dari Paris Saint-Germain gagal diselesaikan menjelang tercapainya kesepakatan.
Situasi itu membuat klub asal Turin bergerak cepat mencari alternatif. Zirkzee menjadi pilihan yang dinilai realistis, apalagi Manchester United dikabarkan bersedia melepas sang pemain dengan skema yang lebih ringan dibanding transfer permanen langsung.
Meski begitu, Juventus bukan satu-satunya peminat. AS Roma juga masih memantau perkembangan penyerang berusia 25 tahun tersebut. Bedanya, Roma memiliki daya tarik berupa kesempatan tampil di Liga Champions musim ini.
Namun hingga kini, Juventus disebut berada di posisi paling depan untuk mengamankan tanda tangan Zirkzee.
Zirkzee Dinilai Lebih Cocok Bermain di Serie A
Laporan yang sama menyebut Zirkzee juga terbuka untuk bergabung dengan Juventus apabila kesepakatan tercapai.
Pihak yang mewakili sang pemain menilai Serie A lebih sesuai dengan karakter permainannya. Selama dua musim membela Manchester United setelah didatangkan dari Bologna, Zirkzee kesulitan menunjukkan performa terbaik di kerasnya persaingan Premier League.
Sejak tiba di Old Trafford pada era Erik ten Hag, ia baru mencetak sembilan gol sehingga belum mampu memenuhi ekspektasi.
Di tengah kabar bursa transfer itu, Manchester United tetap melanjutkan persiapan pramusim. Mereka telah menjalani laga uji coba melawan Wrexham dan Rosenborg.
Usai kemenangan atas Rosenborg, Carrick menegaskan perkembangan tim selama pramusim lebih penting daripada sekadar hasil pertandingan.
“Sebagus apa pun kami ingin terus meningkatkan performa, menjaga pemain tetap bugar dan terus berkembang sepanjang pramusim sama pentingnya. Para pemain muda tampil luar biasa, bermain sebagai tim, beberapa gol sangat bagus, dan kami juga senang bisa mencatat clean sheet. Kami bergerak ke arah yang benar,” ujar Carrick.
Ia juga menambahkan bahwa tugasnya adalah menjaga kepercayaan diri para pemain agar tetap berada dalam kondisi mental terbaik sepanjang persiapan musim baru.

