Manchester United mulai mempertimbangkan Sebastian Hoeness sebagai kandidat pelatih baru untuk menggantikan Michael Carrick. Pelatih Stuttgart itu menarik perhatian petinggi klub berkat gaya bermain agresif yang membuatnya dibandingkan dengan Jurgen Klopp.
Menurut laporan Miguel Delaney dari The Independent, Hoeness mendapat penilaian tinggi dari para pengambil keputusan di Old Trafford. Sebaliknya, ketertarikan terhadap Eddie Howe dan Julian Nagelsmann disebut mulai berkurang.
Posisi Carrick sebenarnya menguat setelah membawa Setan Merah mengalahkan Roma 3-2 di Liga Champions. Man United sempat tertinggal dua gol di Old Trafford sebelum membalikkan keadaan secara dramatis.
Matheus Cunha menjadi salah satu pemain penting dalam kebangkitan tersebut. Penyerang asal Brasil itu juga menerima kartu merah pada masa tambahan waktu.
Kemenangan tersebut belum sepenuhnya mengakhiri spekulasi mengenai masa depan Carrick. Direktur sepak bola Jason Wilcox dan CEO Omar Berrada dikabarkan akan mengevaluasi situasi kepelatihan saat jeda internasional.
Pantau Laga Manchester United vs Aston Villa
Pertandingan kandang melawan Aston Villa pada Minggu malam pun berpotensi menentukan. Carrick akan menghadapi Unai Emery, sosok yang selama ini menjadi salah satu target impian Man United untuk posisi pelatih.
Delaney menyebut manajemen klub masih dilanda kebimbangan mengenai keputusan mempertahankan atau memecat Carrick. Sejumlah sumber juga menilai belum ada pihak yang benar-benar berani mengambil keputusan karena klub belum memiliki gambaran jelas mengenai penggantinya.
Laporan tersebut sekaligus menyebut petinggi Man United tidak terlalu yakin terhadap Howe. Penilaian itu berbeda dari anggapan sebelumnya yang menempatkan pelatih Newcastle tersebut sebagai salah satu kandidat kuat.
Keberhasilan Sebastian Honess di Stuttgart
Nama Hoeness kemudian muncul sebagai alternatif. Pelatih berusia 44 tahun itu dinilai berhasil membangun Stuttgart dengan pendekatan menyerang, tekanan tinggi, dan permainan agresif.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
Hoeness membawa Stuttgart berubah dari tim yang berjuang menghindari degradasi menjadi peserta Liga Champions. Ia juga mengantarkan klub tersebut menjuarai DFB-Pokal dua musim lalu.
Kemampuannya mengembangkan pemain muda serta pemain yang sebelumnya kurang mendapat perhatian turut menjadi nilai tambah. Karakter permainan Stuttgart bahkan membuat Hoeness mendapat perbandingan dengan Klopp.
Meski menarik, penunjukan Hoeness tetap memiliki risiko. Manajemen Man United disebut menyadari bahwa merekrutnya dari Stuttgart akan menjadi langkah besar, mirip keputusan ketika klub menunjuk Ruben Amorim.
Eddie Howe dan Julian Nagelsmann Mulai Kehilangan Daya Tarik
Nagelsmann sebelumnya juga masuk daftar kandidat kuat bersama Howe. Tapi, laporan Delaney menyebut reputasi pelatih asal Jerman tersebut di mata petinggi Man United telah menurun cukup signifikan.
Pengalaman Nagelsmann bersama Bayern Munchen disebut menjadi salah satu penyebabnya. Sejumlah pihak di klub Jerman tersebut dikabarkan tidak memberikan penilaian positif terhadap masa kepelatihannya.
Man United juga menghadapi kesulitan jika ingin merekrut Fabian Hurzeler atau Emery. Keduanya diperkirakan tidak mudah meninggalkan klub masing-masing.
Cesc Fabregas mendapat apresiasi dari petinggi Setan Merah, tetapi belum menunjukkan tanda-tanda akan meninggalkan posisinya sekarang. Antonio Conte juga dipandang mampu mengangkat performa skuad, meski manajemen mengkhawatirkan potensi konflik internal dalam jangka panjang.
Di tengah berbagai pertimbangan tersebut, belum ada proses negosiasi yang bergerak maju dengan kandidat mana pun. Jurnalis The Athletic, Laurie Whitwell, menyebut Man United belum melakukan langkah konkret untuk merekrut pelatih baru.
Situasi itu memberi Carrick kesempatan mempertahankan pekerjaannya, setidaknya untuk sementara. Kemenangan atas Roma menjadi modal penting, tetapi hasil melawan Aston Villa bisa kembali memengaruhi penilaian manajemen.
Opini
Hoeness menawarkan profil yang menarik bagi Man United karena keberhasilannya membangun Stuttgart melalui permainan agresif dan pengembangan pemain. Kemampuan tersebut sesuai dengan kebutuhan klub yang masih mencari identitas permainan konsisten.
Tapi pengalaman Hoeness di Stuttgart belum otomatis menjamin keberhasilan di Old Trafford.
Man United membutuhkan pelatih yang bukan hanya mampu membangun sistem, tetapi juga sanggup menghadapi tekanan besar dan ekspektasi tinggi.


