
Gilabola.com – Nasib apes kembali dialami bintang Tottenham Hotspur, Destiny Udogie, yang mendapati mobil Range Rover miliknya senilai Rp 3,4 Miliar miliknya dirusak dan dibobol oleh pencuri beberapa jam setelah kekalahan Spurs dari West Ham.
Apa yang membuat pemain internasional Italia itu merasa sangat apes adalah karena kejadian pengrusakan mobil Range Rovernya itu terjadi hanya dua bulan setelah dia diduga ditodong senjata api.
Insiden pembobolan itu diketahui terjadi pada Sabtu malam waktu setempat. Udogie mendapati kaca belakang mobilnya telah dihancurkan ketika kembali ke kendaraan tersebut.
Laporan menyebutkan bahwa pecahan kaca berserakan di dalam mobil, sementara barang-barang berharga tidak ditemukan. Di bagian bagasi, hanya tersisa gantungan baju dan satu karton air minum.
Udogie membagikan rekaman kondisi mobil tersebut melalui media sosial pribadinya. Unggahan singkat itu menggambarkan kekecewaan mendalam atas penjarahan yang menimpanya.
Insiden ini terjadi hanya beberapa jam setelah pemain berusia 23 tahun itu menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan di laga Tottenham vs West Ham United di Premier League. Spurs harus mengakui kekalahan 1-2 di pertandingan tersebut.
Profil Destiny Udogie
- Kebangsaan : Italia
- Usia : 23 tahun
- Posisi : bek kiri
- Penampilan musim ini : 15
- Assist : 1
Pengrusakan dan penjarahan pada mobilnya yang seharga Rp 3,4 Milyar itu menyesakkan karena dia semakin kehilangan rasa aman dalam kehidupannya di Inggris, dan tentu ini jadi isu tersendiri dari kehidupan pemain profesional di Premier League.
Udogie sendiri saat ini mengantongi Rp 1,7 Miliar per pekan di Tottenham dengan kontraknya di klub London Utara itu masih akan berlangsung hingga Juni 2030 mendatang usai memperpanjang kontrak pada Desember 2023.
Kini, bek kiri berusia 23 tahun itu bisa mulai merasa menyesal untuk menyetujui kontrak panjang di Spurs karena kasus pembobolan mobil ini menambah pengalaman traumatis kehidupannya di London.
Perlu diingat kembali bahwa sebelum kejadian pembobolan dan pengrusakan mobil Range Rover-nya ini, dia pada bulan November lalu menjadi korban ancaman senjata api oleh seorang agen sepak bola.
Pihak Kepolisian Metropolitan London langsung membuka penyelidikan atas insiden tersebut. Agen yang terlibat langsung ditangkap dua hari setelah laporan dibuat, meski identitasnya tidak dapat dipublikasikan karena alasan hukum.
Spurs sendiri sudah memberikan pernyataan bahwa mereka memberikan pendampingan dan dukungan penuh kepada Udogie dan keluarganya sejak kejadian tersebut berlangsung.
Pendapat Kami
Setelah dua kejadian traumatis hanya dalam hitungan beberapa bulan, Udogie akan mulai merasa kehilangan rasa aman di London. Tottenham dan pihak kepolisian perlu membantu meningkatkan keamanan ekstra bagi Udogie, yang lama-lama bisa merajuk minta kembali ke Italia jika dia tak lagi merasa aman dan nyaman tinggal di Inggris.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!