Konspirasi? Tiga Pemain Senegal Tiba-Tiba Sakit Dilarikan ke Rumah Sakit Jelang Final Piala Afrika

Gilabola.com – Gelandang Tottenham Hoptspur, Pape Matar Sarr, menjadi salah satu dari tiga pemain yang dilarikan ke rumah sakit di tengah final Piala Afrika antara Senegal vs Maroko yang berlangsung dengan penuh kekacauan.

Pape Matar Sarr memulai pertandingan sebagai pemain cadangan. Situasi berubah ketika staf pelatih Senegal memintanya melakukan pemanasan jelang turun minum karena masalah yang dialami Lamine Camara.

Namun, Camara akhirnya mampu melanjutkan pertandingan dan tak lama setelah itu, justru kondisi Matar Sarr tiba-tiba memburuk di ruang ganti saat jeda pertandingan.

Sementara sebelum kejadian itu, sudah ada dua pemain Senegal yang juga menderita sakit saat Krepin Diatta dan Ousseynou Niang terpaksa mundur dari pertandingan saat pemanasan.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan Diatta terjatuh di lapangan akibat kondisi fisik yang menurun. Sementara itu, Niang terlihat harus dibantu rekan setim untuk kembali ke ruang ganti.

Usai pertandingan, dikonfirmasi bahwa tiga pemain itu telah dibawa ke rumah sakit dan menjalani perawatan medis. Pihak Senegal menyampaikan harapan agar kondisi mereka segera membaik.

Statistik Senegal vs Maroko

  • Skor : 1-0
  • Tembakan : 11-17
  • Tembakan ke arah gawang : 6-5
  • Penguasaan bola : 55-45
  • Pelanggaran : 21-14

Media Senegal kemudian memberitakan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi ketiganya stabil. Ousseynou Niang dipastikan kembali ke hotel tim, sementara Pape Matar Sarr dan Krepin Diatta masih menjalani observasi lanjutan.

Klub tempat Niang bermain, Royale Union Saint-Gilloise, ikut memberi konfirmasi, memberitakan bahwa pemainnya telah pulih dan kembali bergabung dengan skuad Senegal.

Tentu saja berbagai teori kemudian muncul, lantaran cukup aneh bagaimana ada tiga pemain Senegal yang tiba-tiba menderita sakit sekaligus dalam waktu yang berdekatan.

Bahkan Ismail Jakobs mengisyaratkan bahwa banyak kejadian tidak biasa yang terjadi sebelum dan saat jeda pertandingan. Bek kiri Senegal itu menilai kejadian tersebut bukan kebetulan semata.

Dengan rasa penuh penasaran atas kemungkinan konspirasi, dia menyampaikan bahwa banyak hal yang belum terungkap dan diyakini akan muncul ke publik setelah turnamen berakhir.

Idrissa Gana Gueye juga memberikan penghormatan kepada rekan-rekannya yang sakit. Dia mengatakan bahwa kemenangan Senegal dipersembahkan untuk mereka yang tidak bisa melanjutkan pertandingan.

Pendapat Kami

Kejadian ini seolah mengingatkan dengan kasus yang pernah terjadi jelang final Piala Dunia 1998 lalu antara Prancis vs Brasil, dan mungkin seiring berjalannya waktu, kasus tiga pemain Senegal yang tiba-tiba sakit ini bisa segera terungkap!

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!