Pembicaraan Kontrak Baru Mason Mount Dihentikan, Bakal Lanjut di Akhir Musim Ini

Gila Bola – Investasi besar-besaran Chelsea di era Todd Boehly, termasuk pengeluaran Rp 5,5 Trilyun di jendela transfer Januari, masih belum membuahkan hasil, yang membuat manajer Graham Potter berada dalam tekanan.

Terbaru, mereka dikalahkan Southampton dengan skor 0-1 di kandang sendiri di Stamford Bridge, membuat mereka terus mendekam di urutan ke-10 klasemen sementara Premier League.

Masalah semakin rumit karena mereka dipusingkan oleh masa depan Mason Mount yang belum pasti, selain adanya tuntutan yang lebih keras soal pemecatan manajer Graham Potter yang dianggap gagal memaksimalkan potensi skuad di Chelsea.

Masa Depan Mason Mount

Pembicaraan kontrak baru Mason Mount sudah berlangsung sejak awal musim ini, namun Chelsea masih belum bisa menemui kata sepakat dengan gelandang mereka perihal kontrak barunya di klub.

Sekarang, menurut berita yang diungkap David Ornstein dari The Athletic, pihak raksasa London Barat mulai gerah dan menghentikan pembicaraan kontrak baru dengan gelandang mereka agar tidak mengganggu konsentrasi mereka dalam menyelamatkan musim di Liga Inggris dan Liga Champions.

Mason Mount sudah diberi kontrak baru di awal musim ini dan di jendela transfer Januari, tapu terus menolak karena ingin diberi gaji setara Raheem Sterling, dengan Chelsea sekarang siap menjualnya jika kesepakatan baru tidak tercapai.

Graham Potter Aman

Ledakan fans Chelsea semakin menjadi usai tim kesayangan mereka dipermalukan tim juru kunci Southampton di kandang sendiri di Premier League pada akhir pekan, dengan Graham Potter dituntut untuk dipecat.

Namun, menurut laporan dari Mirror, pemilik bersama klub Todd Boehly tidak memiliki rencana untuk mengganti manajer klubnya pada tahap ini dan ingin terus mendukung taktisi Inggris tersebut.

Memecat Graham Potter juga memang akan sangat merugikan karena dia masih memiliki kontrak empat setengah tahun di klub dan diharapkan bahwa dia bisa sukses serta membalikkan keadaan di Chelsea.

Lirik Evan Ferguson

Usai membajak Marc Cucurella dan kemudian manajer Graham Potter, Chelsea ingin terus menggembosi Brighton, dan sementara mereka sebelumnya juga meminati Moises Caicedo, kini klub London Barat melirik Evan Ferguson.

Di usia 18 tahun, striker Irlandia itu sudah menjadi pilihan utama di lini depan tim besutan Roberto de Zerbi, apalagi setelah kepergian Leandro Trossard ke Arsenal pada jendela transfer Januari.

Dia telah tampil cukup mengesankan dengan mencetak tiga gol dan dua assist dalam lima penampilan di Premier League, sementara dia sebelumnya mencetak lima gol di enam penampulan di Premier League 2 untuk Brighton.

Ayo join channel whatsapp Gilabola.com untuk mendapatkan update seputar berita bola terbaru! Untuk bergabung klik di sini gibolers!