Tijjani Reijnders tinggal selangkah lagi meninggalkan Manchester City. Gelandang Timnas Belanda itu telah mendapat jalan menuju Al-Qadsiah setelah City menyepakati transfer senilai sekitar Rp1,14 triliun.
Nilai tersebut berasal dari kesepakatan sebesar £52 juta. Reijnders baru bergabung dengan City dari AC Milan pada musim panas lalu dengan biaya £46,5 juta, atau sekitar Rp1,02 triliun.
Kepindahan ini berarti Reijnders hanya bertahan satu musim di Manchester City.
Reijnders Mulai Berlatih Terpisah
Reijnders sebenarnya mengawali kariernya di City dengan cukup menjanjikan. Namun, ia kesulitan memberikan pengaruh besar dalam musim terakhir Pep Guardiola sebagai pelatih klub tersebut.
Gelandang berusia 28 tahun itu mencetak tujuh gol dari 47 penampilan bersama City.
Pada Kamis, Reijnders bahkan berlatih terpisah dari skuad utama City. Situasi tersebut semakin menguatkan kemungkinan kepindahannya ke Al-Qadsiah.
Klub Arab Saudi itu kini dilatih Brendan Rodgers, mantan pelatih Liverpool, Celtic, dan Leicester.
Al-Qadsiah Jadi Tujuan Berikutnya
Kepindahan Reijnders juga datang ketika Manchester City sedang menghadapi perubahan besar di lini tengah.
Masa depan Rodri masih belum pasti. Gelandang tersebut merupakan pemain terbaik Piala Dunia 2026, sementara City juga disebut memiliki ketertarikan terhadap gelandang Timnas Argentina milik Chelsea, Enzo Fernandez.
Dengan kondisi tersebut, kepergian Reijnders tampaknya menjadi bagian dari perubahan komposisi lini tengah City.
Reijnders sendiri masih memperkuat Belanda di Piala Dunia 2026. Ia tampil tiga kali sepanjang turnamen dan menjadi starter saat Belanda menghadapi Jepang, Swedia, serta Tunisia di fase grup.
Namun, ia tidak bermain ketika Belanda menghadapi Maroko pada babak 32 besar. Belanda akhirnya tersingkir setelah kalah melalui adu penalti.

