BerandaLiga InggrisVonis Man City Bisa Paksa Erling Haaland...

Vonis Man City Bisa Paksa Erling Haaland Pindah Klub, Mana Opsi Terbaik?

Vonis bersalah Manchester City atas 114 dari 115 dakwaan Premier League bisa berdampak pada masa depan Erling Haaland.

Penyerang asal Norwegia tersebut berpotensi meninggalkan The Citizens apabila dampak dari vonis itu berujung pada hukuman berat, termasuk degradasi dari kasta tertinggi Liga Inggris.

Haaland bergabung dengan Manchester City dari Borussia Dortmund pada 2022.

Sejak tiba di Etihad Stadium, bomber berusia 26 tahun itu sudah mencetak 169 gol dalam 205 pertandingan.

Haaland juga masih terikat kontrak bersama Man City hingga 2034.

Akan tetapi, situasi terbaru membuat masa depannya mulai dipertanyakan. Jika harus hengkang, sejumlah klub elite Eropa berpotensi menjadi tujuan berikutnya.

Menggunakan Career Advice milik perusahaan analisis data SciSports, FootballTransfers menyusun lima klub yang paling cocok untuk Haaland.

Chelsea berada di urutan kelima dengan skor kecocokan klub sebesar 66.

The Blues dinilai memiliki kecocokan yang kurang kuat dalam hal peluang pengembangan Haaland. Chelsea hanya mendapatkan satu dari lima bintang untuk aspek tersebut.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan anda!

Manchester United berada di posisi keempat dengan skor kecocokan klub sebesar 67.

Kepindahan Haaland ke Old Trafford disebut sulit dibayangkan. Meski begitu, Setan Merah tetap menjadi salah satu opsi terkuat berdasarkan data.

Arsenal menempati posisi ketiga dengan skor kecocokan klub sebesar 68.

The Gunners dinilai memiliki kecocokan lebih baik dalam gaya bermain, formasi, serta peluang pengembangan dibandingkan Man United dan Chelsea.

Bayern Munchen berada di urutan kedua dengan skor 73.

Satu kendala adalah peluang bermain Haaland yang hanya mendapat tiga bintang karena keberadaan Harry Kane.

Barcelona menjadi opsi dengan skor kecocokan klub tertinggi, yakni 80.

Blaugrana membutuhkan penyerang tengah baru setelah kepergian Robert Lewandowski. Raphinha memang mampu mengisi peran tersebut, tetapi dinilai bukan pengganti sepadan untuk Haaland.

SciSports menilai Barcelona paling cocok dengan gaya bermain dan formasi Haaland.

Career Advice menghitung kecocokan pemain berdasarkan sejumlah metrik, termasuk potensi perkembangan, proyeksi waktu bermain, gaya bermain, dan formasi.

Algoritma tersebut juga mempertimbangkan pemain yang sudah berada di dalam skuad serta cara sebuah tim bermain.

Meski begitu, sistem ini tidak bisa memprediksi perubahan taktik pelatih setelah kedatangan pemain baru.

Selain itu, algoritma belum langsung menyesuaikan diri dengan gagasan pelatih baru. Karena itu, skor Chelsea memiliki tingkat ketidakpastian lebih tinggi dibandingkan Arsenal, Bayern Munchen, dan Barcelona.

BERITA TERKAIT

Hadi Bashori
Hadi Bashorihttps://gilabola.com/author/hadi-bashori/
Hadi Bashori adalah seorang jurnalis olahraga yang sudah berpengalaman lebih dari 18 tahun di dunia sepak bola, berpengalaman menulis di berbagai media nasional dan regional sebelum akhirnya menjadi jurnalis tetap di Gilabola.com. Memiliki minat yang besar dalam dunia olahraga, dan selalu bersemangat dalam menulis informasi aktual dan menarik. Dengan keahliannya dalam mengajar dan jurnalis, Hadi Bashori merupakan sosok yang inspiratif melalui buku-buku karyanya.

TERKINI