Gilabola.com – Manchester United masih terus berupaya memperbaiki posisi penjaga gawang mereka setelah Andre Onana kembali menuai sorotan karena blunder-blunder yang terus dilakukannya.
Klub asal Inggris itu dikabarkan tengah bekerja keras untuk mendatangkan Senne Lammens dari Royal Antwerp, sementara opsi peminjaman Onana ke West Ham justru berakhir dengan penolakan.
Musim lalu, performa Onana dalam kompetisi Premier League banyak menuai kritik. Meski datang dengan ekspektasi besar, ia dianggap gagal memberikan rasa aman di bawah mistar gawang.
Kritik semakin deras setelah penampilannya saat melawan Grimsby Town di ajang League Cup. Dalam pertandingan itu, Onana dinilai bersalah atas dua gol yang bersarang ke gawangnya, hingga Manchester United harus tersingkir lewat adu penalti.
Nama Senne Lammens disebut menjadi target utama sebagai calon pengganti Onana. Laporan dari media Inggris mengungkapkan bahwa kesepakatan antara Manchester United dan Royal Antwerp dikabarkan hampir tercapai. Negosiasi disebut sudah masuk tahap akhir, meski hingga kini belum ada pengumuman resmi terkait persetujuan antar klub.
Jurnalis sepak bola Ben Jacobs menyebut bahwa Manchester United masih melanjutkan pembicaraan agar transfer Lammens bisa rampung sebelum jendela transfer ditutup.
Namun, Galatasaray juga ikut memantau situasi dan berusaha mengajukan pendekatan kepada kiper muda tersebut. Hal ini membuat langkah Manchester United tidak sepenuhnya mulus.
Di tengah kabar tersebut, muncul laporan bahwa West Ham mendapat tawaran untuk meminjam Onana. Akan tetapi, klub asal London itu menolak kesempatan tersebut.
Menurut laporan The Guardian, West Ham memang sedang mencari kiper baru, tetapi tidak melihat Onana sebagai solusi yang tepat. Penolakan ini semakin memperjelas bahwa masa depan Onana bersama Manchester United berada dalam situasi sulit.
Eks striker Manchester United, Michael Owen, berkomentar bahwa posisi penjaga gawang sebenarnya bukan masalah utama yang harus segera diperbaiki.
Menurutnya, meskipun Onana kerap melakukan kesalahan, dia masih bisa bertahan, meski tidak berada di level kiper legendaris seperti Peter Schmeichel. Owen menilai sektor lain di skuad lebih membutuhkan perbaikan.
Komentar berbeda datang dari Louis Saha. Mantan penyerang Manchester United asal Prancis itu menilai bahwa kesalahan Onana dalam laga melawan Grimsby merupakan “kesalahan besar” yang tidak bisa ditoleransi.
Dia juga menyoroti lemahnya lini pertahanan, tetapi tetap menegaskan bahwa kegagalan Onana membaca bola menjadi penyebab utama dua gol kebobolan The Red Devils.