Chelsea Sudah Tahu Cara Hentikan Manchester City, Final FA Cup Bisa Jadi Buktinya

Gilabola.com – Chelsea datang ke final FA Cup dengan modal yang tidak buruk saat menghadapi Manchester City. Calum McFarlane bahkan merasa timnya sudah punya gambaran jelas soal bagaimana menyulitkan pasukan Pep Guardiola.

Pelatih interim Chelsea itu masih mengingat duel Premier League di Etihad pada Januari lalu. Malam itu, Chelsea tertinggal lebih dulu lewat gol Tijjani Reijnders sebelum Enzo Fernández mencetak gol penyeimbang di injury time.

Bukan hasil akhirnya saja yang membuat McFarlane percaya diri. Respons timnya setelah jeda jadi titik yang paling ia sorot.

“Itu pelajaran yang sangat bagus,” kata McFarlane.

Menurutnya, Chelsea sempat kesulitan total di babak pertama karena persiapan yang kurang tepat. Manchester City terlalu dominan dan memaksa The Blues bertahan sangat dalam.

“Kami tidak ingin pertandingan berjalan seperti itu. Kami harus menderita, harus berlari, dan bertahan dengan sangat baik di area kotak penalti,” ujarnya.

Situasi berubah setelah turun minum.

McFarlane memasukkan Andrey Santos ke lini tengah. Perubahan itu membuat Enzo Fernández bisa bermain lebih maju, posisi yang dianggap paling cocok untuk gelandang Argentina tersebut.

Cole Palmer juga digeser ke sisi kanan. Sementara Josh Acheampong dan Malo Gusto bertukar posisi di area fullback. Pergerakan Malo Gusto akhirnya berbuah penting saat umpannya ke tiang jauh disambar Fernández menjadi gol penyama kedudukan.

“Kami mencoba mengubah momentum dan bermain lebih agresif di babak kedua,” lanjut McFarlane.

“Itu berhasil. Kami mulai mendapatkan pijakan dalam pertandingan.”

Meski begitu, McFarlane tidak mau mengambil terlalu banyak pujian. Ia justru menilai mental para pemain Chelsea menjadi faktor terbesar saat itu.

“Anda bisa memberi instruksi, tapi pasti ada momen ketika semuanya tidak berjalan sempurna. Saya masih ingat jelas bagaimana kerasnya perjuangan mereka demi mendapatkan satu poin itu.”

Final di Wembley nanti juga terasa sangat penting untuk Chelsea. Peluang lolos ke kompetisi Eropa lewat liga nyaris tertutup setelah mereka hanya meraih satu poin dari tujuh pertandingan terakhir.

Kabar baiknya, Reece James dan Levi Colwill sudah kembali tersedia.

Colwill baru menjalani starter pertamanya musim ini saat Chelsea bermain imbang 1-1 melawan Liverpool di Anfield akhir pekan lalu. Bek muda itu sebelumnya absen panjang akibat cedera ACL yang dialaminya sejak pramusim.

Reece James juga sudah kembali bermain usai masuk sebagai pemain pengganti. Itu jadi penampilan pertamanya sejak 14 Maret.

Kembalinya sang kapten datang di waktu yang pas, terutama ketika Thomas Tuchel segera menentukan skuad berisi 26 pemain untuk Piala Dunia.

“Reece adalah pemain yang sangat besar untuk Chelsea dan Inggris,” ujar McFarlane.

“Dia salah satu pesepak bola paling komplet di dunia. Saya sangat senang dia bisa melewati pekan ini dengan baik dalam persiapan menghadapi Manchester City.”

Ikuti Gilabola.com di Google News