Persija menunjukkan mental pantang menyerah saat menghadapi Port FC pada laga Grup B Piala Presiden 2026. Sempat tertinggal dua kali, Macan Kemayoran akhirnya memaksa wakil Thailand itu bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (29/7) sore WIB.
Hasil ini membuat Port FC belum mampu mengunci kemenangan meski dua kali berada di posisi unggul sepanjang pertandingan.
Port FC Dua Kali Memimpin, Persija Tak Menyerah
Port FC membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-20. Serangan berawal dari sisi kiri ketika Kaka Mendes mengirim umpan datar ke depan kotak penalti. Peeradon Chamratsamee menyambut bola dengan sepakan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan Aqil Savik.
Persija sebenarnya memiliki kesempatan menyamakan skor enam menit kemudian. Witan Sulaeman mengirim umpan terobosan matang kepada Eksel Runtukahu, tetapi sang penyerang gagal menaklukkan Michael Falkesgaard dalam duel satu lawan satu.
Klub asal Thailand kembali memperlebar jarak pada menit ke-40. Issam Al Sabhi memanfaatkan bola liar di depan gawang. Aqil Savik sempat menghalau, namun hakim garis memastikan bola sudah melewati garis gawang.
Persija langsung memberikan respons cepat. Hanya dua menit berselang, Stejpan Loncar mengirim umpan terobosan yang diselesaikan dengan tenang oleh Arlyansah Abdulmanan. Gol itu memangkas ketertinggalan menjadi 2-1 sebelum turun minum.
Gol Loncar Selamatkan Persija
Memasuki babak kedua, tim asuhan Shin Tae Yong tampil lebih agresif. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-52.
Stejpan Loncar, yang sebelumnya mencatat assist, kali ini mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan serangan cepat Persija dan mengubah kedudukan menjadi 2-2.
Sisa pertandingan berlangsung terbuka. Port FC maupun Persija sama-sama berusaha mencari gol kemenangan, tetapi penyelesaian akhir menjadi kendala bagi kedua tim.
Pergantian pemain yang dilakukan Sarawut Treephan dan Shin Tae Yong juga belum mampu mengubah keadaan. Peluang terbaik hadir pada masa injury time ketika Gustavo Almeida menanduk bola ke arah gawang, namun Michael Falkesgaard masih sigap melakukan penyelamatan.
Wasit M Nazmi Nazarrudin akhirnya meniup peluit panjang dengan skor tetap 2-2.
Hasil tersebut menempatkan Port FC di puncak klasemen sementara Grup B dengan koleksi empat poin. Persija berada di posisi ketiga dengan satu poin, meski susunan klasemen masih berpotensi berubah setelah laga Persebaya melawan PSMS dimainkan pada malam hari.
Analisis Gilabola.com
Persija layak mendapat apresiasi karena mampu bangkit dua kali dari situasi tertinggal.
Respons cepat setelah kebobolan kedua menjadi bukti karakter tim asuhan Shin Tae Yong tidak mudah runtuh.
Namun sayangnya, hasil imbang ini juga memperlihatkan masih adanya pekerjaan rumah di lini pertahanan yang beberapa kali kehilangan fokus.
Di sisi lain, Port FC patut menyesali kegagalan mempertahankan keunggulan, karena peluang membawa pulang tiga poin sebenarnya sudah berada di depan mata.

