HomeLiga ItaliaAS Roma Selamat dari Gempuran I Lariani,...

AS Roma Selamat dari Gempuran I Lariani, Gollini Tembok Kokoh Tuan Rumah!

AS Roma harus berjuang keras untuk membawa pulang satu poin dari markas Como setelah Donyell Malen menerima kartu merah langsung dalam lanjutan Liga Italia.

Bertandang ke markas Como, I Giallorossi bermain imbang tanpa gol 0-0. Mereka harus bertahan dengan 10 pemain selama lebih dari 30 menit setelah Malen diusir wasit akibat melakukan tekel berbahaya terhadap Bruno Kaiki.

Kedua tim sama-sama berambisi mengamankan tiket Liga Champions seperti yang mereka raih pada musim sebelumnya. Como ingin bangkit setelah secara mengejutkan kalah 0-2 dari Frosinone.

Tuan rumah juga kehilangan Moise Kean yang mengalami cedera saat membela tim nasional. Di kubu Roma, Mile Svilar harus menepi setidaknya selama satu bulan akibat patah tulang jari kaki.

Situasi tersebut membuat Pierluigi Gollini mendapatkan kesempatan tampil sebagai starter di Serie A untuk pertama kalinya dalam dua tahun. Lorenzo Pellegrini juga masuk menggantikan Bryan Cristante yang mengalami cedera.

Pellegrini Hampir Bawa Roma Unggul

Roma langsung menciptakan ancaman melalui Paulo Dybala yang menerima bola hasil sundulan Malen. Sayangnya, penyelesaian Dybala masih mengarah tepat ke pelukan kiper Como, Jean Butez.

Gollini juga harus bergerak cepat untuk menutup ruang tembak Nico Paz di tiang dekat. Peluang terbaik Roma pada awal pertandingan justru datang dari Pellegrini.

Pada menit ke-11, gelandang Italia tersebut melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Bola menghantam bagian bawah tiang gawang dan membuat Roma nyaris membuka keunggulan.

Como kemudian membalas melalui Maxence Caqueret. Kesalahan sapuan Gianluca Mancini setelah bola memantul secara tidak terduga memberikan kesempatan kepada Caqueret untuk melepaskan tembakan, tetapi bola hanya melenceng tipis dari sasaran.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!

Malen juga sempat mengelabui Butez setelah menerima umpan panjang Pellegrini. Penyerang Roma itu berhasil mengangkat bola melewati kiper, tetapi sudut tembak yang terlalu sempit membuatnya gagal mencetak gol.

Gollini kembali menunjukkan ketangguhannya ketika menggagalkan peluang Caqueret. Kiper Roma tersebut bergerak cepat untuk menyergap bola terobosan Yan Couto sebelum lawan sempat melakukan penyelesaian.

Insiden Wesley Lolos dari Intervensi VAR

Menjelang turun minum, pertandingan diwarnai insiden yang melibatkan Wesley dan Assane Diao.

Wesley mengenai tumit Diao ketika pemain Como itu sedang berlari menuju gawang. Wasit memutuskan melanjutkan pertandingan dan justru memberikan kartu kuning kepada Diao karena melakukan protes.

Keputusan tersebut membuat Cesc Fabregas tidak percaya. Situasi itu terbilang berisiko karena terjadi ketika Diao memiliki peluang untuk mengancam gawang Roma.

Keberadaan Evan Ndicka di sekitar Wesley kemungkinan turut menyelamatkan pemain Roma tersebut dari potensi intervensi VAR.

Malen Diusir, Roma Bertahan dengan 10 Pemain

Drama berlanjut setelah babak kedua dimulai. Wasit Michael Fabbri mengeluarkan kartu merah langsung untuk Malen setelah penyerang Roma itu melakukan tekel terhadap Bruno Kaiki.

Malen kehilangan kendali setelah sentuhan pertamanya terlalu jauh. Ia kemudian menerjang bola, tetapi kakinya melewati bola dan menghantam pergelangan kaki Kaiki dengan posisi telapak sepatu mengarah ke atas.

Pelanggaran tersebut dinilai lebih ceroboh daripada disengaja. Meski begitu, tekel Malen tetap berbahaya karena dilakukan dengan posisi tinggi, terlambat, dan di luar kendali.

Roma pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain selama lebih dari 30 menit. Situasi tersebut memberikan Como kesempatan untuk meningkatkan tekanan demi memburu gol kemenangan.

Maxi Perrone hampir memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Setelah Diao menjatuhkan Wesley, Perrone mendapatkan peluang dari jarak sekitar 12 meter, tetapi tembakannya melambung di atas mistar.

Tasos Douvikas juga mengancam gawang Roma. Ia melepaskan tembakan keras yang hanya mengenai sisi luar jaring gawang.

Gollini Jadi Tembok Pertahanan Roma

Pada menit ke-67, pertandingan kembali mengalami kejadian tidak biasa. Wasit Michael Fabbri mengalami cedera lutut sehingga harus bertukar posisi dengan ofisial keempat, Simone Sozza, untuk memimpin sekitar 20 menit terakhir.

Tekanan Como semakin meningkat pada fase akhir pertandingan. Nico Paz melepaskan tembakan dari sekitar tepi kotak penalti, tetapi Gollini terbang untuk menepis bola ke atas mistar.

Kiper Roma itu kembali bergerak cepat meninggalkan garis gawang untuk menggagalkan peluang Nico Paz melalui umpan lambung di belakang pertahanan.

AS Roma terus berada dalam tekanan. Mancini bahkan harus menjatuhkan tubuhnya untuk menghalau tembakan Trevoh Chalobah.

Pada masa tambahan waktu, Douvikas kembali mendapatkan kesempatan melalui tembakan menyilang. Bola meluncur tipis di sisi tiang jauh dan membuat Como gagal memecah kebuntuan.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap 0-0. Roma pun berhasil membawa pulang satu poin setelah melewati lebih dari 30 menit dalam situasi kalah jumlah pemain.

Hasil ini mengakhiri pertandingan dengan kebuntuan pertama Serie A musim tersebut. Bagi Roma, ketangguhan Gollini dan barisan pertahanan menjadi faktor penting dalam menjaga gawang mereka tetap bersih di tengah gempuran Como.

Eka Chandrasari
Eka Chandrasarihttps://gilabola.com/author/ekachan/
Eka Chandrasari adalah jurnalis olahraga yang berdedikasi untuk memberikan liputan komprehensif tentang sepak bola Eropa dan Indonesia. Dengan pengalaman lebih dari 25 tahun, ia menjadi sumber terpercaya bagi para penggemar yang ingin mengetahui berita terbaru tentang klub dan pemain favorit mereka.

TERKINI