
Juventus akhirnya menemukan celah setelah dibuat kesulitan Parma sepanjang babak pertama. Dua gol pada paruh kedua memastikan Bianconeri meraih kemenangan 2-0 di Stadion Allianz pada laga kandang pertama Serie A 2026/27.
Nico Gonzalez menjadi pembeda setelah masuk dari bangku cadangan. Hanya lima menit berada di lapangan, pemain tersebut sudah membawa Juventus memecah kebuntuan. Teun Koopmeiners kemudian menutup kemenangan pada menit ke-88.
Juventus Kesulitan Mencetak Gol
Parma justru mendapatkan peluang nyata lebih dulu dalam 15 menit awal. Bola bebas dari situasi tendangan bebas di kotak penalti jatuh ke arah Christian Ordonez, tetapi tembakannya masih melenceng jauh.
Juventus perlahan meningkatkan tekanan. Chico Conceicao menjadi pemain yang paling sering mengancam dari sisi kanan.
Ia sempat membawa bola dari area pertahanan Parma, bergerak ke tengah, lalu melepaskan tembakan rendah. Bola tersebut tidak menjadi gol karena hanya membentur tiang.
Setelah itu, tekanan Juventus meningkat selama beberapa menit. Manuel Locatelli mengirim umpan silang dari dalam menuju Douglas Luiz, tetapi Edoardo Corvi mampu mengamankan bola.
Conceicao kembali mendapatkan kesempatan menjelang turun minum melalui tendangan bebas di luar kotak penalti. Eksekusinya melewati pagar betis, tetapi bola melambung dan tidak mengarah ke gawang.
Douglas Luiz kemudian memaksa Corvi melakukan penyelamatan pertama yang berarti. Sundulannya memanfaatkan umpan silang Pierre Kalulu dari sisi kanan masih bisa dihentikan kiper Parma.
Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua Mengubah Permainan
Juventus langsung bermain lebih cepat setelah pertandingan dilanjutkan. Kerja sama tendangan sudut pendek antara Douglas Luiz dan Jeremie Boga menghasilkan peluang awal. Boga menusuk ke dalam sebelum mengirim bola kepada Jhon Lucumi, tetapi tembakan sang pemain masih melambung.
Beberapa detik berselang, Randal Kolo Muani hampir membuka keunggulan. Ia mendapat bola matang dari sisi kanan, tetapi tidak mampu menyambutnya dengan sempurna untuk diarahkan ke gawang.
Boga terus menjadi sumber ancaman dari sisi kiri. Pergerakannya membuat lini belakang Parma kerepotan dan membuka ruang bagi Jonathan David. Namun, penyelesaian David belum menghasilkan gol.
Dari sisi kanan, Conceicao kembali beraksi. Ia berhasil mengelabui Emanuele Valeri sebelum mengirim umpan silang rendah kepada Kolo Muani. Lagi-lagi peluang tersebut belum berujung gol karena tembakan Kolo Muani melebar.
Juventus kemudian melakukan perubahan. Kerim Alajbegovic dan Nico Gonzalez masuk menggantikan Boga dan David.
Pergantian itu langsung memberikan hasil.
Gonzalez menguji Corvi lewat tembakan voli dari luar kotak penalti. Tidak lama kemudian, ia menjadi pencetak gol pertama Juventus.
Lima menit setelah masuk, Gonzalez melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang membentur tiang. Bola muntah kembali kepadanya. Pada percobaan kedua, arah bola berubah setelah mengenai pemain Parma dan membuat Corvi terkecoh.
Juventus unggul 1-0.
Parma belum menyerah. Mereka langsung merespons dan sempat membuat Guglielmo Vicario bekerja keras. Kiper Juventus itu melakukan dua penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang David Romero pada menit ke-85.
Setelah tekanan tersebut, Juventus kembali mengambil kendali.
Kolo Muani hampir mencetak gol kedua, tetapi Corvi masih mampu menggagalkannya. Tendangan bebas Gonzalez juga hanya melebar tipis.
Koopmeiners Kunci Kemenangan
Parma akhirnya kembali harus kebobolan pada menit ke-88.
Teun Koopmeiners baru masuk menggantikan Andrea Cambiaso. Hanya beberapa detik setelah berada di lapangan, ia langsung mencetak gol untuk menggandakan keunggulan Juventus.
Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan selesai.
Kemenangan ini menjadi hasil positif bagi Bianconeri pada laga kandang pertama mereka di Serie A 2026/27. Juventus juga mencatat dua kemenangan dari dua pertandingan awal musim baru liga.
