
Gilabola.com – Lupakan soal formalitas. Sabtu malam nanti pukul 23.00 WIB di Stadion Sinigaglia bukan cuma soal jadwal tanding biasa, tapi bakal jadi panggung “eksekusi mati” bagi ambisi Napoli.
Skenarionya jelas: sekali lagi mereka tersungkur di markas Como, mahkota scudetto yang mereka pakai musim lalu resmi copot dan pindah ke tangan Inter Milan.
Jujur saja, Napoli musim ini seperti kehilangan taring saat harus main di luar kandang. Bayangkan, sembilan kekalahan tandang sudah mereka telan di semua kompetisi. Ini catatan paling ampas sejak 2014.
Padahal, pekan lalu Scott McTominay dkk baru saja berpesta empat gol tanpa balas ke gawang Cremonese. Tapi ya itu, jago kandang saja tidak cukup untuk mengejar Inter yang sudah unggul 10 angka di puncak.
Napoli sekarang bukan lagi mengejar juara, tapi cuma sedang berjuang agar tidak terlempar dari zona Liga Champions.
Masalahnya, Como besutan Cesc Fabregas bukan tim yang gampang digertak. Sejarah bicara kalau Sinigaglia itu angker buat Napoli. Musim lalu Napoli keok di sini, bahkan di Coppa Italia pun mereka dipaksa menyerah lewat adu penalti.
Si Lariani lagi on fire setelah menghajar Genoa dua gol tanpa balas. Mereka punya pertahanan yang luar biasa solid. Fakta bicara kalau sepanjang musim ini, tidak ada tim di lima liga top Eropa yang punya catatan nirbobol sebanyak Como.
Lini depan tuan rumah juga mengerikan. Ada duet Tasos Douvikas dan Nico Paz yang masing-masing sudah mengemas 12 gol. Hanya Lautaro Martinez yang punya statistik lebih ngeri dari mereka di liga.
Fabregas benar-benar tahu cara meramu skuadnya menjadi unit kolektif yang mematikan, apalagi mereka butuh poin penuh demi menggusur Juventus dari posisi empat besar.
Di kubu tamu, Antonio Conte memang sedikit lega karena kapten Giovanni Di Lorenzo sudah kembali berlatih setelah absen panjang sejak Januari. Harapannya ada pada Rasmus Hojlund yang sudah mengoleksi 10 gol dan McTominay yang sedang “wangi” di laga tandang.
Kalau McTominay cetak gol lagi besok, dia bakal jadi gelandang pertama di abad ini yang bisa bikin gol di empat laga tandang beruntun.
Tapi, sepak bola bukan cuma soal statistik di atas kertas. Melihat rekor tandang Napoli yang babak belur dan solidnya taktik Fabregas, sepertinya Conte bakal kena “ospek” oleh mantan anak asuhnya sendiri. Napoli mungkin bakal dominan, tapi efektivitas Como di serangan balik bakal jadi pembeda.
Prediksi Skor: Como 2-1 Napoli.
Ikuti Gilabola.com di Google News
