Ruben Amorim Ingin Leny Yoro, AC Milan Siapkan Langkah Kejutan di Deadline Day Bursa Transfer

AC Milan mulai membuka kemungkinan untuk membuat langkah mengejutkan terhadap Leny Yoro. Bek Manchester United itu disebut masuk dalam radar Rossoneri, dengan Ruben Amorim menjadi sosok yang paling ingin membawanya ke San Siro.

Menurut Tuttosport, Amorim bahkan aktif mengeksplorasi peluang untuk kembali bekerja dengan bek muda asal Prancis tersebut. Situasi Yoro di Manchester United yang belum ideal membuat kemungkinan transfer ini semakin menarik.

Ruben Amorim Bahas Target Akhir AC Milan

Amorim disebut menggelar pertemuan panjang selama lima jam pada Sabtu bersama direktur AC Milan, Hendrik Almstadt dan Bobby Gardiner. Pertemuan tersebut membahas sejumlah target yang ingin dikejar Rossoneri sebelum tenggat bursa transfer.

Yoro menjadi salah satu nama yang muncul.

Pelatih asal Portugal itu sudah mengenal kemampuan sang bek dan dilaporkan sangat mengagumi potensinya. Karena itu, peluang membawa Yoro ke Serie A menjadi opsi yang sedang dieksplorasi Milan.

Yoro sendiri belum mendapatkan situasi yang benar-benar stabil sejak bergabung dengan Manchester United dari Lille dalam kesepakatan senilai £52 juta.

Cedera pergelangan kaki serius pada musim debutnya sempat menghambat perkembangannya. Musim ini, posisinya juga belum terlihat aman di bawah Michael Carrick.

Pertanda itu terlihat sejak pertandingan pembuka melawan Hull City. Yoro hanya berada di bangku cadangan dan tidak dimainkan ketika Manchester United menelan kekalahan.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Ia baru mendapat kesempatan tampil ketika menghadapi Ipswich Town. Yoro masuk menggantikan Diogo Dalot pada menit ke-73.

Tetapi kesempatan tersebut belum cukup untuk mengubah posisinya dalam persaingan di lini belakang.

Yoro Sudah 67 Kali Membela Manchester United

Meski belum menjadi pilihan utama pada awal musim ini, Yoro sebenarnya sudah memiliki pengalaman cukup banyak bersama Manchester United.

Bek berusia 20 tahun itu telah mencatatkan 67 penampilan untuk Setan Merah. Dari jumlah tersebut, ia menyumbangkan satu gol dan tiga assist.

Perkembangannya memang sempat terganggu cedera. Kini, minimnya kesempatan menjadi starter kembali membuat masa depannya dipertanyakan.

Bagi Milan, kondisi tersebut bisa menjadi celah.

Yoro belum pernah secara terbuka mengindikasikan keinginan meninggalkan Premier League. Namun, kesempatan memulai lembaran baru di Serie A bersama pelatih yang sangat menginginkan jasanya tentu bisa menjadi pertimbangan.

Apalagi, Milan sedang melakukan pembenahan skuad secara agresif.

AC Milan Masih Berburu Bek Tengah

Rossoneri menjadi salah satu klub tersibuk di Eropa pada bursa transfer musim panas ini. Pengeluaran mereka telah melewati angka £128 juta.

Sebelum bursa transfer ditutup pada Selasa, Milan masih mengincar tiga posisi.

Mereka membutuhkan gelandang serang, bek kiri dan bek tengah. Untuk posisi bek kiri, nama Alejandro Balde dari Barcelona ikut dikaitkan.

Sementara di jantung pertahanan, Yoro menjadi salah satu opsi yang tengah dijajaki.

Amorim disebut melihat pemain Prancis tersebut cocok dengan skema taktis yang ingin diterapkannya. Itulah yang membuat kemungkinan reunion di Milan terasa masuk akal dari sisi kebutuhan pelatih.

Yoro Pernah Bicara tentang Mimpinya di Liga Champions

Menariknya, sebelum musim berjalan, Yoro sempat mengungkapkan kebanggaannya bisa memperkuat Manchester United di kompetisi Eropa.

Dalam wawancara dengan situs resmi klub, ia mengatakan bahwa semua pemain di dunia ingin bermain di kompetisi tersebut.

Yoro sebelumnya sudah merasakan Conference League dan Europa League. Kini ia memiliki kesempatan bermain di Champions League, sesuatu yang menurutnya berada di level berbeda karena mempertemukan pemain-pemain terbaik dunia.

Ia juga menceritakan pengalaman rekan-rekan setimnya saat menjalani latihan menggunakan bola Champions League dan mendengarkan musik kompetisi tersebut.

Menurut cerita para pemain Manchester United kepadanya, atmosfernya terasa berbeda dibandingkan pertandingan liga.

Yoro juga mendapat gambaran mengenai atmosfer dan keajaiban Champions League ketika menghadapi klub-klub dari berbagai penjuru dunia.

Karena itu, jika benar Milan datang dengan tawaran konkret, keputusan Yoro tidak akan sederhana. Di satu sisi ada kesempatan melanjutkan perjalanan bersama Manchester United dan tampil di Champions League. Di sisi lain, ada peluang bekerja kembali dengan Amorim sekaligus mendapatkan awal baru di Italia.