
Gilabola.com – Inter menutup musim dengan suasana yang lebih mirip pesta besar ketimbang laga kompetitif biasa. San Siro penuh selebrasi setelah Nerazzurri resmi meraih double domestik Serie A dan Coppa Italia.
Namun Verona memastikan pesta itu tak berakhir sempurna.
Tim tamu mencuri gol di injury time untuk memaksakan skor 1-1, tepat saat publik Milan sudah bersiap menikmati malam penuh perayaan.
Inter baru saja mengangkat trofi Coppa Italia usai menang 2-0 atas Lazio pada tengah pekan. Setelah laga kontra Verona selesai, skuad Simone Inzaghi juga menerima trofi Serie A sebelum melanjutkan parade bus terbuka keliling kota Milan.
Sebelum kick-off, Inter lebih dulu memberikan penghormatan kepada legenda klub Evaristo Beccalossi yang meninggal dunia awal bulan ini.
Di lapangan, Verona sempat membuat Yann Sommer bekerja keras setelah sepakan Kieron Bowie berubah arah di depan gawang. Inter membalas lewat Henrikh Mkhitaryan, tetapi bola melayang tipis di atas mistar.
Lautaro Martinez beberapa kali punya peluang. Salah satunya saat menerima umpan terobosan Mkhitaryan, namun penyelesaiannya dibelokkan Nicolas Valentini.
Mkhitaryan sendiri membuang kans emas saat serangan balik cepat. Tinggal menghadapi Lorenzo Montipo, gelandang Armenia itu malah menembak tepat ke arah kiper Verona.
Gol yang ditunggu publik tuan rumah akhirnya datang sesaat setelah babak kedua dimulai.
Berawal dari sepak pojok, sundulan Ange-Yoan Bonny mengenai Andrias Edmundsson sebelum masuk ke gawang sendiri. Inter unggul 1-0 lewat gol bunuh diri pemain Verona itu pada menit ke-47.
Lautaro sempat mengira dirinya ikut mencatat nama di papan skor. Tapi tendangan menyilangnya masih bisa ditepis Montipo dengan ujung kaki.
Verona juga sempat meminta penalti ketika Valentini terjatuh usai duel dengan Luis Henrique. Wasit tak menganggap itu pelanggaran.
Atmosfer emosional terasa ketika Matteo Darmian mendapat standing ovation dari seluruh stadion. Bek senior itu akan meninggalkan San Siro setelah sembilan tahun bersama Inter. Beberapa pemain lain seperti Raffaele Di Gennaro, Stefan de Vrij, Francesco Acerbi, dan Davide Frattesi juga disebut berpotensi hengkang.
Sommer kemudian kembali menyelamatkan Inter lewat tepisan penting dari tembakan keras Amine Sarr.
Menjelang akhir laga, remaja Inter Matteo Mosconi nyaris mencetak gol Serie A pertamanya. Petar Sucic juga hampir menggandakan skor, tetapi Valentini melakukan sapuan tepat di garis gawang.
Saat pertandingan tampak akan ditutup dengan kemenangan Inter, Verona malah mencuri gol.
Kieron Bowie lolos dari jebakan offside, melewati Carlos Augusto, lalu melepaskan penyelesaian dingin ke pojok bawah gawang pada menit ke-91.
Skor 1-1 tak mengubah suasana besar di Milan malam itu. Trofi tetap terangkat, kembang api tetap menyala.
Hanya saja, Verona memastikan pesta Inter ditutup dengan sedikit rasa pahit.
Pendapat Gilabola.com
Inter terlihat bermain lebih santai dibanding biasanya karena atmosfer selebrasi sudah terasa sejak awal laga. Fokus mereka tampak bukan lagi mengejar hasil mutlak, melainkan menikmati momen penutup musim bersama para suporter. Meski gagal menang, malam itu tetap terasa spesial untuk Nerazzurri karena ada trofi, perpisahan pemain senior, dan suasana emosional di San Siro.
Ikuti Gilabola.com di Google News
