HomeLiga ChampionsFabregas Minta Pemain Como Woles Aja Saat...

Fabregas Minta Pemain Como Woles Aja Saat Unggul Banyak! Ga Tega?

Cesc Fabregas mengaku menyesal meminta para pemain Como menurunkan tempo permainan setelah unggul 4-0 atas Manchester United di Liga Champions. Gara-gara instruksinya, intensitas permainan tim Italia tersebut menurun hingga Setan Merah berhasil mencetak gol hiburan pada menit-menit akhir.

Como menikmati salah satu malam paling bersejarah dalam perjalanan klub. Pasukan Fabregas tampil luar biasa ketika menghadapi Manchester United pada Rabu malam dan membuat tim asuhan Michael Carrick tak berdaya.

Joshua Zirkzee memang sempat memperkecil ketertinggalan United. Tapi, gol tersebut tidak menghapus buruknya penampilan Setan Merah yang kini menghadapi tekanan besar setelah hanya meraih dua kemenangan dari 11 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Fabregas mengakui Como sebenarnya bisa mengakhiri pertandingan dengan selisih gol yang lebih besar. Mantan gelandang Arsenal dan Chelsea itu justru meminta anak asuhnya menghemat tenaga ketika mereka sudah unggul empat gol.

Fabregas Akui Kesalahan Sendiri

Pelatih asal Spanyol tersebut secara terbuka mengakui penyesalannya setelah pertandingan. Ia merasa keputusan untuk mengendurkan tekanan justru memberikan kesempatan kepada Manchester United untuk bangkit dan mencetak gol.

“Saya menyesali sepuluh menit terakhir karena saya sendiri yang meminta tim menurunkan tempo. Masih ada pertandingan lain dan dengan keunggulan 4-0, kami bisa mengatur permainan sedikit,” kata Fabregas.

Ia juga menginstruksikan para pemainnya agar berhenti berlari dan tetap berada di area tengah lapangan.

“Saya meminta para pemain berhenti berlari dan tetap berada di tengah. Itu sesuatu yang saya sesali karena saya selalu menjadi orang pertama yang mendorong mereka untuk berjuang sampai akhir,” lanjutnya.

Fabregas mengaku kecewa ketika Manchester United berhasil membobol gawang Como. Menurutnya, gol tersebut lahir setelah timnya kehilangan intensitas permainan dan tidak lagi menjaga blok pertahanan seperti sebelumnya.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!

“Gol mereka menyakiti saya karena kami menurunkan intensitas dan melemahkan blok pertahanan. Tapi, itu kesalahan saya,” tegas Fabregas.

Posisi Carrick Kian Terancam

Kekalahan telak tersebut menambah tekanan terhadap Michael Carrick. Padahal, ia baru menandatangani kontrak berdurasi dua tahun pada musim panas setelah menjalani periode yang mengesankan sebagai pelatih sementara Manchester United.

Kini, masa depan Michael Carrick di Old Trafford kembali menjadi sorotan. Catatan hanya dua kemenangan dari 11 pertandingan di semua kompetisi jelas bukan hasil yang diharapkan dari klub sebesar Setan Merah.

Carrick pun tidak berusaha menutupi kekecewaannya. Dalam konferensi pers seusai pertandingan, ia melontarkan kritik terhadap cara para pemainnya menjalankan pertandingan.

“Kami bisa menang atau kalah, tetapi cara kami bermain malam ini, saya tidak mengatakan semua pemain, dalam beberapa hal tidak bisa diterima. Saya ingin para pendukung tahu bahwa saya benar-benar merasakan kekecewaan mereka,” ujar Carrick.

Bagi pelatih Manchester United tersebut, persoalannya bukan sekadar jumlah gol yang bersarang di gawang timnya. Cara bermain dan sikap para pemain di lapangan menjadi hal yang lebih sulit diterima.

“Sejujurnya, ini bukan hanya soal gol. Cara kami bermain pada beberapa momen dan bagaimana kami menjalani pertandingan menjadi sesuatu yang sulit saya saksikan,” katanya.

Carrick Tegaskan Tanggung Jawabnya

Carrick juga mengingatkan bahwa para pemain Manchester United seharusnya memahami tanggung jawab mengenakan seragam klub tersebut. Menurutnya, pertandingan bukan tentang dirinya sebagai pelatih, melainkan tentang klub dan para pendukungnya.

“Ini bukan tentang bermain untuk saya, tetapi bermain untuk klub sepak bola ini. Ada tanggung jawab yang menyertai posisi ini. Saya bertanggung jawab atas klub dan para pendukung,” tegas Carrick.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa dirinya selalu berusaha memberikan kemampuan terbaik untuk Manchester United.

“Saya selalu memberikan yang terbaik, benar-benar yang terbaik. Saya peduli terhadap klub ini. Seluruh hidup saya berkaitan dengan klub ini dan saya sungguh memberikan semua yang saya bisa,” pungkasnya.

Hadi Bashori
Hadi Bashorihttps://gilabola.com/author/hadi-bashori/
Hadi Bashori adalah seorang jurnalis olahraga yang sudah berpengalaman lebih dari 18 tahun di dunia sepak bola, berpengalaman menulis di berbagai media nasional dan regional sebelum akhirnya menjadi jurnalis tetap di Gilabola.com. Memiliki minat yang besar dalam dunia olahraga, dan selalu bersemangat dalam menulis informasi aktual dan menarik. Dengan keahliannya dalam mengajar dan jurnalis, Hadi Bashori merupakan sosok yang inspiratif melalui buku-buku karyanya.

BERITA TERKAIT

TERKINI