Manchester United tidak akan menghukum Bruno Fernandes setelah sang kapten melontarkan kritik terhadap taktik Michael Carrick menyusul kekalahan telak 1-4 dari Como di Liga Champions.
Dikutip dari laporan BBC, Fernandes juga tetap dipercaya mengenakan ban kapten Setan Merah menjelang pertandingan krusial melawan Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu, di kandang sendiri.
Situasinya cukup panas. Fernandes secara terbuka mempertanyakan strategi Carrick setelah MU dipermalukan Como. Tapi, manajemen klub disebut memahami kekecewaan sang gelandang Portugal, meski sejumlah komentarnya tidak diterima dengan baik oleh pihak internal di Old Trafford.
Fernandes Soroti Strategi Carrick
Fernandes ditarik keluar pada babak kedua ketika Manchester United sudah tertinggal 0-3. Ia kemudian terlihat frustrasi di bangku cadangan saat rekan-rekannya kembali kebobolan sebelum Joshua Zirkzee mencetak gol hiburan pada masa tambahan waktu.
Usai pertandingan, kapten MU itu menyoroti pendekatan tim ketika menghadapi lawan yang mampu membangun serangan dengan baik.
“Ini bukan pertama kalinya. Kami memulai pertandingan dengan buruk dan mereka mencetak gol sangat cepat,” kata Fernandes.
“Tekanan terhadap bola tidak terlalu bagus, pergerakan kami saat menguasai bola juga tidak banyak yang berjalan baik. Banyak hal tidak berpihak kepada kami.”
Fernandes menilai kebobolan pada awal pertandingan membuat Manchester United kesulitan mengubah suasana permainan. Timnya kemudian kesulitan bermain berani, mempertahankan penguasaan bola, dan menciptakan sesuatu untuk mengubah keadaan.
Ia juga secara langsung menyinggung keputusan staf pelatih yang tidak menerapkan penjagaan satu lawan satu secara konsisten.
Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!
“Itu keputusan staf pelatih untuk tidak menekan satu lawan satu. Terkadang mereka membiarkan ruang di belakang dan memilih menunggu untuk merebut bola. Tapi, ketika Anda memberikan ruang kepada tim seperti mereka, lawan bisa mendapatkan kepercayaan diri,” lanjutnya.
Kapten MU Tak Sepenuhnya Sependapat dengan Carrick
Fernandes menegaskan bahwa penentuan strategi merupakan tanggung jawab pelatih dan stafnya. Meski begitu, ia merasa Manchester United seharusnya mengambil lebih banyak risiko dengan menekan lawan sejak lini depan.
“Itu urusan manajer dan staf pelatih untuk melihatnya, bukan saya. Terkadang Anda harus lebih berani saat berada di bawah tekanan, mengambil risiko dengan melakukan pressing tinggi dan membuat lawan tidak nyaman,” ujar Fernandes.
Ia kemudian memberikan contoh bagaimana pemain Como mampu memberikan tekanan kepada dirinya hingga ke wilayah pertahanan MU sendiri.
“Seperti yang Anda lihat, bek tengah mereka maju untuk menjaga saya di wilayah pertahanan kami sendiri. Kami seharusnya melakukan itu sebagai sebuah tim, tetapi kami tidak mampu melakukannya,” katanya.
Menurut Fernandes, Como memiliki pola permainan melalui tengah dengan kombinasi umpan pendek. Jika diberikan terlalu banyak waktu dan ruang, lawan bisa mengeksploitasi sisi lapangan dan menciptakan ancaman.
Kritik tersebut membuat Fernandes menjadi pemain senior kedua yang bersuara setelah kekalahan di Liga Champions. Sebelumnya, Lisandro Martinez juga menyampaikan kritik pekan lalu.
Carrick Balas Kritik Sang Kapten
Michael Carrick tidak tinggal diam. Pelatih Manchester United itu memberikan tanggapan setelah pernyataan Fernandes mengenai strategi pressing timnya menjadi sorotan.
Carrick menilai penerapan pressing satu lawan satu pada babak kedua justru tidak memberikan hasil yang diharapkan.
“Kami sebenarnya melakukan pressing satu lawan satu setengah-setengah pada babak kedua dan kebobolan dari situ,” kata Carrick.
Ia juga menyampaikan pesan tegas mengenai kerja keras yang dibutuhkan para pemain untuk bisa meraih kemenangan.
“Jika Anda tidak berlari, tidak berlari ke depan dan tidak berlari kembali, Anda tidak akan menang,” tegasnya.
Nasib Ban Kapten Fernandes
Untuk saat ini, Manchester United tidak berencana menjatuhkan sanksi kepada Fernandes. Ban kapten tetap berada di tangan pemain Portugal tersebut meski ia secara terbuka mempertanyakan keputusan taktis pelatihnya.
Perlu pula Anda tahu bahwa keputusan mempertahankan Fernandes sebagai kapten belum menjamin dirinya tampil dalam pertandingan berikutnya. Carrick masih harus menentukan apakah sang gelandang akan masuk dalam susunan pemain ketika Setan Merah menjamu Bournemouth pada Minggu.
Pertandingan tersebut menjadi ujian penting bagi Manchester United setelah kekalahan telak dari Como. Di tengah tekanan yang mengarah kepada Carrick, hubungan antara pelatih dan kapten tim kini ikut menjadi perhatian.


