HomePiala DuniaAncelotti Kembali ke Real Madrid Untuk Susun...

Ancelotti Kembali ke Real Madrid Untuk Susun Generasi Baru Timnas Brasil

Kedatangan Carlo Ancelotti ke Real Madrid City di Valdebebas bukan sekadar untuk bernostalgia dengan mantan klub asuhannya. Di balik pertemuan dengan para pemain Los Blancos dan staf yang pernah bekerja bersamanya, pelatih gaek itu sedang menjalankan proyek penting jangka panjang untuk tim nasional Brasil.

Ancelotti kembali ke Valdebebas untuk menyapa skuad dan staf sebelum para pemain Real Madrid memulai sesi latihan. Ia tampak senang bisa kembali ke tempat yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Namun, ternyata ada urusan lain yang sedang ia jalani di Madrid. Ancelotti memanfaatkan kesempatan ini untuk melihat langsung kondisi para pemain Brasil yang kini bermain untuk Real Madrid.

Ancelotti Pantau Vinicius Junior Hingga Rodrygo

Pelatih asal Italia tersebut bertemu dengan sejumlah pemain Brasil dan mengevaluasi kondisi fisik dan proses pemulihan beberapa pemain, termasuk Vinicius Junior, Endrick, Eder Militao hingga Rodrygo.

Ancelotti kini berstatus sebagai pelatih tim nasional Brasil, tetapi masih memiliki hubungan erat dengan hirarki Real Madrid setelah berkarir bertahun-tahun lamanya di klub tersebut.

Kunjungan ke Valdebebas pun memberi Ancelotti kesempatan untuk melihat langsung perkembangan para pemain Brasil yang bisa menjadi bagian penting dari proyeknya.

Proyek Generasi Baru Timnas Brasil Menuju 2030

Fokus Ancelotti kini tidak hanya tertuju pada pemain para pemain yang kami sebutkan di atas saja. Ia bersama tim kepelatihan Brasil juga mulai memantau talenta-talenta muda yang tersebar di berbagai penjuru dunia.

Menurut Ancelotti, siklus Piala Dunia 2026 telah menandai berakhirnya sebuah era bagi sejumlah pemain legendaris. Karena itu, Brasil perlu mulai mempersiapkan generasi berikutnya agar punya waktu yang cukup untuk berkembang sebelum gelaran Piala Dunia 2030 dimulai.

“Kami sedang mengevaluasi pemain-pemain muda Brasil yang tersebar di seluruh dunia, di Brasil dan di Eropa, mulai memprogram generasi baru yang dipersiapkan untuk Piala Dunia 2030 dengan ambisi, kualitas, dan kesiapan,” jelas Ancelotti.

Jadikan Gilabola.com sumber berita pilihan Anda!

Perhatian khusus diberikan kepada pemain-pemain berusia 20 dan 21 tahun. Ancelotti melihat ada kualitas yang masih terlihat mentah tapi luar biasa dari kelompok usia tersebut dan ingin proses pemantauan dilakukan sejak dini.

Laga Kontra Australia dan India Bagian dari Persiapan

Rencana tersebut kemudian akan diuji melalui sejumlah pertandingan persahabatan. Brasil dijadwalkan menghadapi Australia dua kali, masing-masing di Townsville 25 September dan Brisbane 29 September.

Setelah itu, rombongan Timnas Brasil akan melanjutkan perjalanan ke Kolkata (atau Kalkuta) untuk menghadapi India pada 3 Oktober.

Bagi Ancelotti, pertandingan-pertandingan tersebut bisa menjadi gambaran untuk menemukan serta menilai pemain yang berpotensi masuk tim nasional. Evaluasi tidak hanya akan berlangsung di Brasil, tetapi juga para pemain yang bermain di Eropa dan berbagai klub di seluruh dunia.

Target akhirnya cukup jelas. Ancelotti ingin menciptkana skuad Timnas Brasil yang baru, kompetitif dan memiliki ambisi, kualitas, serta kesiapan untuk menghadapi siapa pun nanti di Piala Dunia 2030.

Bayu Indrajati
Bayu Indrajatihttps://gilabola.com/author/bayu/
Bayu Indrajati, adalah seorang penulis olahraga yang berdedikasi untuk menghubungkan penggemar sepak bola dengan dunia yang penuh aksi. Dengan pengalaman 25 tahun meliput pertandingan-pertandingan di Eropa dan Indonesia, ia menghadirkan cerita-cerita inspiratif dan seru.

BERITA TERKAIT

TERKINI