Kasihan! 11 Pemain Sepakbola Termahal Ini Gagal Tampil di Piala Dunia 2026

Gilabola.com – Seluruh 48 tim peserta Piala Dunia 2026 telah resmi ditentukan usai berakhirnya babak play-off. Dari seluruh hasil tersebut, kekalahan Italia dari Bosnia dan Herzegovina menjadi kejutan terbesar dalam jeda internasional yang penuh drama.

Selain Italia, beberapa negara seperti Nigeria dan Hungaria juga dipastikan tidak ambil bagian di turnamen yang akan digelar di Amerika Utara tersebut. Akibatnya, banyak pemain bintang dengan kualitas tinggi dipastikan absen.

Menariknya, daftar pemain termahal yang tidak lolos ke Piala Dunia kali ini didominasi oleh pemain asal Italia. Total ada tujuh pemain dari negara tersebut dalam susunan tim ini.

Kiper

Gianluigi Donnarumma (Italia) – Rp 774 miliar

Gianluigi Donnarumma kembali didekati Manchester United

Donnarumma sudah mencatat debut bersama tim nasional Italia sejak usia 16 tahun dan berkembang menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di generasinya. Namun, hingga usianya nanti mencapai 31 tahun, ia belum memiliki catatan tampil di Piala Dunia.

Sebagai negara besar dalam sepak bola, absennya Italia membuat pencapaian individu Donnarumma terasa kontras dan cukup mengejutkan.

Bek

Dominik Szoboszlai (Hungaria) – Rp 1,72 triliun

Dominik Szoboszlai di laga Liverpool vs Brighton

Meski bukan berposisi asli sebagai bek kanan, Szoboszlai dimasukkan ke dalam tim ini sebagai solusi taktis. Dibanding opsi lain yang jauh lebih rendah nilainya, pemain Liverpool tersebut dianggap pilihan paling layak.

Hungaria sebenarnya menunjukkan performa cukup baik dalam beberapa tahun terakhir, namun tetap gagal lolos meski memiliki Szoboszlai di puncak performanya.

Alessandro Bastoni (Italia) – Rp 1,2 triliun

Kartu merah Alessandro Bastoni di babak pertama Bosnia vs Italia

Bastoni menjadi sorotan setelah kartu merah yang diterimanya mengubah jalannya pertandingan melawan Bosnia. Kesalahan dalam duel sebagai pemain terakhir menjadi momen krusial yang berujung kegagalan Italia.

Awal tahun 2026 pun terasa berat bagi Bastoni setelah beberapa kesalahan penting yang ia lakukan.

Riccardo Calafiori (Italia) – Rp 860 miliar

Riccardo Calafiori pemain Arsenal

Calafiori, yang biasa bermain sebagai bek kiri di level klub, berposisi sebagai bek tengah di tim nasional. Penampilannya di Euro 2024 sempat menarik perhatian banyak pihak.

Dalam tim ini, ia berduet dengan Bastoni, membentuk kombinasi dua bek tengah berkaki kiri.

Federico Dimarco (Italia) – Rp 860 miliar

Aksi Federico Dimarco di laga Udinese Calcio v Internazionale Milan di Serie A

Dimarco melengkapi lini belakang bernilai total sekitar Rp 4,6 triliun. Musim ini, ia tampil impresif dengan kontribusi 15 assist dan tujuh gol dalam 38 pertandingan bersama Inter.

Meski tampil konsisten, ia tetap tidak mampu membantu Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Gelandang

Carlos Baleba (Kamerun) – Rp 946 miliar

Carlos Baleba di laga Kamerun vs Maroko di Piala Afrika

Kamerun gagal lolos meski sempat menunjukkan peningkatan performa di edisi sebelumnya. Baleba sendiri diprediksi akan menjadi incaran dalam bursa transfer musim panas.

Kegagalan Kamerun justru bisa mempermudah proses transfernya ke klub lain.

Nicolo Barella (Italia) – Rp 860 miliar

Nicolo Barella pemain Inter Milan

Italia kembali menjadi sorotan dengan fakta bahwa laga fase gugur terakhir mereka di Piala Dunia terjadi pada final 2006.

Barella, seperti Donnarumma, belum pernah tampil di Piala Dunia. Jika kesempatan itu datang, kemungkinan besar ia sudah memasuki usia 30-an.

Sandro Tonali (Italia) – Rp 1,37 triliun

Sandro Tonali

Tonali menjadi satu-satunya eksekutor penalti Italia yang berhasil dalam kekalahan dari Bosnia. Namun kontribusinya tidak cukup untuk menghindarkan tim dari kegagalan.

Situasi ini bisa berdampak pada masa depannya di level klub, terutama menjelang bursa transfer.

Penyerang

Bryan Mbeumo (Kamerun) – Rp 1,37 triliun

Aksi Bryan Mbeumo di laga Manchester United vs Sunderland

Mbeumo mencetak empat gol selama kualifikasi, namun Kamerun tetap gagal melaju setelah tersingkir di babak play-off zona Afrika.

Hasil tersebut menjadi kekecewaan besar bagi tim dan pemain.

Victor Osimhen (Nigeria) – Rp 1,29 triliun

Osimhen Cedera, Nigeria Tersingkir! DR Congo Menang Adu Penalti di Playoff Afrika

Osimhen menjadi penyerang dengan nilai tertinggi yang tidak tampil di Piala Dunia 2026. Nigeria sempat tampil meyakinkan sebelum akhirnya tersingkir lewat adu penalti.

Situasi ini bisa membuka peluang transfer besar bagi sang pemain, yang saat ini bermain di Turki bersama Galatasaray.

Khvicha Kvaratskhelia (Georgia) – Rp 1,55 triliun

Khvicha Kvaratskelia pemain PSG

Georgia menghadapi grup sulit dalam kualifikasi dan gagal bersaing. Mereka hanya mengumpulkan tiga poin dari enam pertandingan.

Meski negaranya tidak diunggulkan, Kvaratskhelia tetap dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang absen di turnamen ini.

Alhasil, absennya sejumlah negara besar dan pemain bintang membuat Piala Dunia 2026 kehilangan beberapa nama top. Dominasi pemain Italia dalam daftar ini menunjukkan betapa besarnya dampak kegagalan mereka lolos ke turnamen.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!